MPLS di Sekolah Rakyat Terpadu Sukoharjo Baru Digelar pada Akhir Bulan Juli 2026

  • 16 Jul 2026 23:12 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sukoharjo - Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 01 Kabupaten Sukoharjo baru digelar pada 31 Juli mendatang.

Penundaan dilakukan untuk menyesuaikan kesiapan sarana dan prasarana sekolah yang masih dalam proses penyelesaian.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan keputusan penundaan juga sudah menjalin koordinasi dengan pihak KemenPU dan Kemensos.

“Keputusan penundaan MPLS diambil agar seluruh fasilitas pendukung pembelajaran dan asrama benar-benar siap saat para siswa mulai mengikuti kegiatan,” ujar Yunia, Kamis 16 Juli 2026.

Menurutnya, pada saat pembukaan MPLS, pihak SRT juga akan mendatangkan seluruh orang tua, sekaligus mengikuti pertemuan perdana untuk mendapatkan penjelasan tentang berbagai program di SRT.

“Selama masa penundaan, proses penyelesaian pembangunan fisik dan penataan fasilitas akan terus dipercepat,” kata dia.

Pemkab Sukoharjo menurutnya, tetap berperan sebagai fasilitator, sedangkan pelaksanaan MPLS nantinya akan didampingi oleh tim dari Sentra Terpadu Kementerian Sosial Prof. Dr. dr. Soeharso bersama pengelola Sekolah Rakyat.

Dikatakan Yunia, MPLS SRT juga beda dengan sekolah reguler, dan materi yang diberikan pada tahap awal adalah tes kesehatan, kemudian tes psikologi dan DNA Talent.

“Untuk materi yang diberikan terkait kebiasaan tinggal di asrama seperti apa yang harus dilakukan saat bangun tidur, hingga menjelang masuk sekolah dan kegiatan lain. Kami juga akan mendapatkan bantuan dari Akmil,” ujarnya.

Kepala Dinsos Pemkab Sukoharjo juga berharap saat MPLS dimulai pada 31 Juli mendatang seluruh fasilitas sudah siap sehingga kegiatan belajar dan kehidupan berasrama dapat berjalan dengan baik.

“Semoga dapat selesai sebelum MPLS.Sebab usai MPLS seluruh siswa dari tiga tingkatan SMA, SMP dan SD langsung masuk asrama,” katanya.

Pada masa transisi, pihak SRT juga sudah menjalin koordinasi dengan Tagana, Kampung Siaga Bencana (KSB) dan Karang Taruna untuk menyiapkan logistik makanan. (Edwi)

google-preference
Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....