Tim Gabungan TNI Survei Rencana Pembangunan Jembatan Garuda Perintis di Klaten

  • 15 Jul 2026 20:56 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Klaten - Survei teknis lapangan secara menyeluruh digelar untuk mematangkan rencana pembangunan Jembatan Garuda Perintis di wilayah Kabupaten Klaten pada Rabu, 15 Juli 2026. Peninjauan medan ini difokuskan di dua titik lokasi kritis yang menjadi prioritas pembangunan, yakni di aliran sungai Desa Kahuman, Kecamatan Ngawen, serta Desa Kalikotes, Kecamatan Kalikotes.

Pelaksanaan survei komprehensif ini dipimpin langsung oleh Aster Kasdam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Gede S, bersama Dandim 0723/Klaten, Letkol Inf Slamet Hardianto. Fokus utama tim di lapangan adalah melakukan pemetaan bentang sungai, mencermati kondisi geografis tanah, mengukur akses jalan masuk, serta menginventarisasi aspek konstruksi bangunan bersama personel ahli dari Densubzibang Surakarta.

"Pembangunan infrastruktur, khususnya jembatan, memiliki nilai strategis karena menjadi penghubung aktivitas masyarakat. Kehadiran kami bersama Aster Kasdam IV/Diponegoro untuk memastikan bahwa rencana pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga. Kodim 0723/Klaten siap mendukung seluruh tahapan agar pembangunan nantinya dapat berjalan sesuai perencanaan," ujar Dandim 0723/Klaten, Letkol Inf Slamet Hardianto.

Dandim menambahkan hasil pencermatan medan ini sangat krusial sebagai dasar penyusunan cetak biru (blueprint) jembatan. Pengukuran yang akurat di awal ditargetkan mampu meminimalisasi kendala teknis saat pengerjaan fisik, sehingga jembatan dapat membuka isolasi jalur ekonomi, pendidikan, dan kesehatan antardesa secara optimal.

Di lokasi pertama, yaitu Desa Kahuman Kecamatan Ngawen, tim melakukan pencocokan data visual dengan pemaparan dari pemerintah desa setempat. Jalur penyeberangan baru ini direncanakan memotong kendala geografis yang selama ini menghambat akses para petani menuju lahan produktif mereka.

"Masyarakat sangat berharap pembangunan jembatan ini dapat segera direalisasikan. Selama ini akses menuju lahan pertanian masih cukup sulit, sehingga keberadaan jembatan akan sangat membantu mobilitas warga. Diperkirakan sekitar 1.000 jiwa akan merasakan manfaat langsung dari pembangunan jembatan ini," ujar Kepala Desa Kahuman, Werdoyo Joko Sumitro.

Bergeser ke lokasi kedua di Desa Kalikotes Kecamatan Kalikotes, tim lapangan memfokuskan survei pada pencermatan kebutuhan kekuatan struktur jembatan penyeberangan. Infrastruktur di titik ini dirancang untuk menggantikan rute memutar yang selama ini harus ditempuh oleh ratusan kepala keluarga.

"Rencana pembangunan jembatan ini akan memberikan manfaat bagi sekitar 200 kepala keluarga atau kurang lebih 700 jiwa. Nantinya jembatan ini sangat dibutuhkan warga sebagai jalur aktivitas sehari-hari, mulai dari akses menuju lahan pertanian, anak-anak menuju sekolah, hingga berbagai kegiatan ekonomi masyarakat," kata Kepala Desa Kalikotes, Ponidi.

Seluruh data teknis, ukuran bentang sungai, dan catatan kondisi tanah dari hasil survei bersama ini langsung dirangkum menjadi dokumen kajian utama di tingkat Kodam IV/Diponegoro. Evaluasi berbasis kondisi riil lapangan ini diharapkan mampu melahirkan fasilitas jembatan perintis yang kokoh, tepat sasaran, serta berdaya guna panjang bagi warga Klaten.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....