TMMD Sengkuyung Kodim Sukoharjo di Genengsari Bangun Dua Jembatan Penghubung

  • 21 Mei 2026 19:05 WIB
  •  Surakarta

RRI. CO. ID, Sukoharjo - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Kodim 0276 Sukoharjo yang dilaksanakan di wilayah Desa Genengsari, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, resmi berakhir Kamis, 21 Mei 2026.

Upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II digelar di Lapangan Desa setempat dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sukoharjo, pejabat Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, kepala desa, dan elemen masyarakat di wilayah Polokarto.

Dalam TMMD yang berlangsung selama satu bulan itu berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan penghubung antar dusun yang bisa dimanfaatkan para petani dan pelajar.

Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Reza Sahputra mengatakan selama sebulan, program TMMD Sengkuyung menyasar pembangunan infrastruktur berupa dua jembatan, talut jalan serta makadam jalan.

Menurutnya, pembangunan fisik ini bagian dari upaya mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat mobilitas masyarakat sehari-hari.

“Program TMMD diharapkan mampu mendorong desa menjadi pusat perekonomian yang berimplikasi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dandim. .

Dandim menyebut pembangunan infrastruktur dalam program TMMD Sengkuyung melibatkan masyarakat setempat. Anggota TNI dan masyarakat bergotong royong mengerjakan pembangunan jembatan dan talut jalan.

Selain pembangunan infrastruktur, program TMMD Sengkuyung menyasar kegiatan nonfisik seperti wawasan kebangsaan, penyuluhan kesehatan, penyuluhan pertanian, keluarga berencana, penanganan stunting, dan pelayanan administrasi kependudukan.

“Kami berharap hasil pembangunan program TMMD benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat. Hasil program TMMD dijaga dan dipelihara,” kata Dandim.

Dandim juga menambahkan program TMMD merupakan wujud sinergi antara Kodim 0726 Sukoharjo, Pemkab, dan elemen masyarakat dalam percepatan pembangunan desa sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di perdesaan.

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, mengatakan masyarakat bisa mengakses hasil pembangunan program TMMD berupa jembatan penghubung antardusun di Desa Genengsari, Polokarto.

Menurut Bupati, Jembatan itu bisa dimanfaatkan para petani saat hendak mengolah sawah maupun mengangkut hasil panen padi.

Bahkan Bagi kalangan pelajar, mereka bisa menyeberangi sungai melalui jembatan saat berangkat dan pulang dari sekolah.

“Masyarakat terutama petani dan pelajar bisa memanfaatkan jembatan untuk menunjang mobilitas sehari-hari. Perekonomian desa bakal lebih maju dengan dukungan infrastruktur yang memadai,” ujar Bupati. (Edwi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....