Kecelakaan Kerja Berulang, Respati Desak Evaluasi PLTSa
- 07 Jul 2026 20:16 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, meminta operator Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan dan kesehatan kerja menyusul kembali terjadinya kecelakaan kerja di fasilitas tersebut. Pemerintah Kota Surakarta juga meminta perusahaan bertanggung jawab penuh terhadap perawatan korban.
Ditemui di Loji Gandrung, Selasa 7 Juli 2026, Respati mengaku prihatin atas insiden yang menimpa seorang pekerja PLTSa Putri Cempo. Menurutnya, kejadian tersebut harus menjadi perhatian serius agar tidak terulang.
Respati mengatakan telah memberikan teguran kepada manajemen PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP) sebagai operator PLTSa. Ia meminta perusahaan segera mengevaluasi sistem keamanan kerja serta memastikan seluruh pekerja memperoleh perlindungan yang memadai.
"Saya prihatin sekali atas kecelakaan kerja yang terjadi dan saya langsung tegur manajemen SCMPP untuk segera mengecek keamanan pekerja. Layanan kesehatan harus dikaver sampai sembuh," katanya.
Selain evaluasi, Respati meminta PT SCMPP bertanggung jawab penuh terhadap biaya pengobatan dan hak-hak korban. Ia juga berharap perusahaan memberikan pendampingan kepada keluarga pekerja yang mengalami kecelakaan.
"Semoga ini yang terakhir kali. SOP dan sistem yang ada di sana harus diawasi. DLH dan saya sendiri akan ikut mengawasi kinerja SCMPP," katanya.
Respati juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban atas peristiwa tersebut. Ia memastikan Pemerintah Kota Surakarta akan mengawal agar seluruh hak korban dipenuhi sesuai ketentuan.
"Saya akan pastikan layanan kesehatan yang diterima berjalan dengan baik. Saya akan pastikan PT SCMPP bertanggung jawab sampai ke keluarga," katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan kerja terjadi pada Kamis 2 Juli 2026 saat seorang petugas pemilah sampah menjalankan tugasnya. Tangan kanan korban diduga tersangkut mesin conveyor sehingga harus menjalani perawatan intensif di RS Dr Oen Kandang Sapi. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....