Seorang Petani di Sidoharjo Sragen Ditemukan Tewas di Sawah, Ditemukan Luka Lebam
- 06 Jul 2026 12:54 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN – Nasib tragis menimpa Paino Ripto Suwarno (65), seorang petani asal Dukuh Taraman, Desa Taraman, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen. Ia ditemukan tewas mengenaskan akibat tersengat aliran listrik di area persawahan Dukuh Ngemplak, Desa Taraman, pada Senin 6 Juli 2026 pagi sekitar pukul 05.30 WIB.
Korban diduga kuat tewas tersetrum aliran listrik dari kabel pompa air submersible (sibel) yang digunakan untuk mengairi sawahnya.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, melalui Kapolsek Sidoharjo AKP Fri Gunawan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihak kepolisian langsung bergerak cepat mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari Kepala Desa setempat.
"Benar telah terjadi peristiwa seorang laki-laki meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik di area persawahan. Kami telah menerima laporan, mendatangi TKP, dan melakukan olah tempat kejadian perkara bersama Tim Inafis Polres Sragen serta tim medis dari Puskesmas Sidoharjo," ujar AKP Fri Gunawan Senin 6 Juli.
Berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa bermula ketika korban sedang berada di sawah miliknya untuk menanam padi sejak pagi buta. Saat itu, salah seorang saksi di lokasi kejadian, Sukamto (61), melihat korban menyadari bahwa kabel listrik pompa air sibel miliknya terlepas dari tiang penyangga dan menggelantung.
Melihat kondisi tersebut, korban berinisiatif membetulkan kabel beraliran listrik itu dengan cara meraihnya menggunakan sebuah pipa besi yang digunakan sebagai penyangga. Naas, diduga karena adanya kebocoran arus listrik, pipa besi yang dipegang korban langsung menghantarkan setruman bertegangan tinggi.
"Saksi sempat mendengar teriakan minta tolong dari korban. Saat saksi berusaha mendekat untuk menolong, ia melihat korban sudah terpental dan terjatuh telentang di area persawahan. Saksi tidak berani langsung menyentuh korban karena mendeteksi masih adanya aliran listrik di sekitar lokasi," kata Kapolsek menjelaskan.
Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sidoharjo. Guna mengamankan lokasi dan proses evakuasi, pihak kepolisian langsung berkoordinasi dengan pihak PLN untuk mematikan jaringan arus listrik di kawasan persawahan tersebut.
Setelah aliran listrik dipastikan padam, tubuh korban segera dievakuasi. Saat petugas medis dan Tim Inafis Polres Sragen tiba di lokasi, korban dinyatakan sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh Tim Inafis Polres Sragen bersama Tim Medis Puskesmas Sidoharjo, petugas memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik akibat tindak penganiayaan pada tubuh korban.
Namun, terdapat beberapa ciri visual pada jasad korban yang memperkuat indikasi kematian akibat sengatan listrik.
"Kondisi tubuh korban saat diperiksa sudah dalam keadaan kaku. Selain itu, ditemukan luka memar atau lebam pada bagian perut sebelah kanan korban yang diduga kuat akibat hantaran arus listrik, serta keluarnya cairan dari kemaluan korban," kata AKP Fri Gunawan.
Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa satu setel pakaian yang dikenakan oleh korban saat kejadian. Pihak kepolisian kemudian menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga di rumah duka untuk proses pemakaman. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....