Remaja 15 Tahun Diduga Hanyut di Bengawan Solo Karanganyar

  • 03 Jul 2026 21:27 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Seorang remaja berusia 15 tahun bernama Mikel dilaporkan hilang diduga kuat terseret arus Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. Peristiwa memilukan ini bermula saat warga menemukan barang-barang milik korban tertinggal di bawah Jembatan Jurug pada Jumat subuh.

Salah seorang Saksi menemukan satu unit ponsel dan sepasang sandal tak bertuan di tepi aliran sungai sekitar pukul 02.00 WIB. Temuan mencurigakan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Jaten yang kemudian bergerak cepat menghubungi pihak keluarga korban.

Setelah dipastikan korban belum kembali ke rumah, kepolisian langsung berkoordinasi dengan Basarnas KPP Surakarta dan BPBD Karanganyar. Laporan resmi mengenai kondisi membahayakan manusia ini diterima dari potensi SAR Perum Jasa Tirta.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Surakarta, Kamal Riswandi, menyampaikan tim SAR langsung diterjunkan menuju lokasi pinpoint untuk memetakan area penyisiran visual maupun air. Terdapat 2 SRU awal yang diterjunkan dalam pencarian hari pertama.

"Untuk informasi awal, satu orang infonya dari posko terseret arus sungai. Dan untuk kejadian pada hari Jumat kurang lebih pukul 02.00 dan saat ini masih dilakukan pencarian dengan dua SRU. Yang pertama seru penyelaman dan yang kedua adalah tim susur sungai," katanya, Jumat 3 Juli 2026.

Kamal menjelaskan hingga siang hari pencarian masih nihil sehingga kekuatan personel di lapangan terpaksa ditambah. Pihak operasional menambah jumlah pelacak dari berbagai unsur guna mempercepat proses penemuan korban.

"Sampai pukul 1300 sementara pencarian masih nihil dan ini masih dilakukan pencarian lagi untuk ditambahkan personil dari yang sebelumnya ada 50 ini tadi ditambahkan untuk di empat serunya kurang lebih sekitar 70 personil yang sudah turun di lokasi pencarian," katanya.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur gabungan dengan menerjunkan perahu karet, peralatan selam, serta alat komunikasi lapangan. Aliran arus Sungai Bengawan Solo yang cukup deras menjadi tantangan dan hambatan utama bagi para petugas.

Masyarakat di sekitar bantaran sungai dihimbau untuk tetap waspada selama proses pencarian berlangsung. Warga diminta segera melapor ke posko terdekat jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....