Pamit Buang Hajat, Warga Masaran Ditemukan Tewas Hanyut di Sungai Anyar

  • 02 Mar 2026 17:28 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN - Nasib nahas dialami seorang kakek Harto Siswoyo alias Syawal (65) ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi Colo Timur atau Sungai Anyar. Sebelum ditemukan tewas, warga Dukuh Mojoasri, RT 01, Desa Gebang, Kecamatan Masaran, Sragen itu pamit mau buang hajat atau BAB di sungai tersebut.

Informasi yang dihimpun kejadian Senin 2 Maret 2026 sekira pukul 10.30 WIB. Korban ditemukan pukul 13.30 WIB berjarak hampir 2 kilometer dari lokasi kejadian jatuh ke sungai setelah dilakukan operasi SAR.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Sragen R. Triyono Putro menyampaikan pihaknya mendapatkan laporan adanya dugaan orang hanyut di Saluran Irigasi. Pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan berbagai stakeholder, termasuk Kepolisian dan Relawan Sragen untuk melakukan pencarian.

"Pukul 13.30 WIB korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, kemudian dibawa ke Puskesmas untuk visum luar," ucap Triyono.

Tim SAR gabungan melakukan pencarian seorang kakek asal Masaran yang dilaporkan hanyut di aliran irigasi Colo Timur atau Kali Anyar wilayah Masaran, Senin 2 Maret. (Foto: RRI/PSC 119 Sragen)

Sementara itu Kapolsek Masaran AKP Syamsudin menjelaskan, kronologi kejadian bermula sekira pukul 10.00 WIB korban pamit BAB ke sungai. Korban mengendarai sepeda Honda Scoopy ke sungai yang jaraknya sekitar 100 meter.

Selang hampir setengah jam tidak kembali pihak keluarga kemudian menyusul ke sungai dan mendapati sepeda motor Honda Scoopy di pinggir sungai. Sementara Pak Syawal tidak berada di lokasi. Kejadian kemudian dilaporkan ke aparat untuk dilakukan pencarian.

"Kemudian sekira pukul 13.30 WIB tim gabungan yang melakukan pencarian menemukan korban sudah keadaan meninggal dunia di aliran Sungai Pengkol Sidoharjo yang jaraknya sekira 1, 2 KM dari tempat kejadian perkara jatuhnya ke Sungai Kalianyar," kata AKP Syamsudin.

Korban di evakuasi ke rumah duka dan di lakukan pemeriksaan dari Puskesmas Masaran I bersama Polsek Masaran. Dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda tanda adanya penganiyaan. Korban diduga meninggal dunia setelah terjatuh ke sungai dan tidak bisa berenang.

"Kemudian jenazah di serahkan kepada pihak keluarga untuk di makamkan sesuai adat yang berlaku. Keluarga korban membuat surat pernyataan telah menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan menolak untuk di lakukan otopsi," ujar Kapolsek. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....