Wawali Astrid Berikan Piagam Pemenang Lomba Mural Gereja Purbayan
- 03 Jul 2026 18:58 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Surakarta bersama Gereja Katolik Paroki Santo Antonius Padua Purbayan, merilis tiga juara dalam lomba mural tembok gereja sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Pemerintah Kota ke-80 tahun pada Kamis, 2 Juli 2026 di Ruang Rapat Wakil Wali Kota.
Tiga juara terpilih langsung diberikan piagam hingga uang tunai oleh Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani ditemani Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Maretha Dinar Cahyono dan juga Kepala Paroki Gereja Katolik Paroki Santo Antonius Padua Purbayan, Romo Walterus Teguh Santosa.
Ditemui setelah menyerahkan piagam kepada para pemenang, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani memberikan apresiasi kepada semua seniman mural yang sudah mempresentasikan keberagaman lewat gambar.
"Antusiasmenya cukup tinggi peserta yang mendaftar 70-an dan harus memilih tiga pemenang. Ini merupakan satu tantangan, tetapi yang menarik dari 10 besar finalis yang kemarin diberikan kesempatan untuk bisa menyampaikan karyanya dalam bentuk mural di dinding gereja Purbayan, saya kira sangat-sangat bagus mempresentasikan gambaran keberagaman yang ada di Kota Surakarta dengan sentuhan budaya," kata Astrid Widayani.
Melihat banyaknya pendaftar dan pemenang lomba dari luar Kota Surakarta, Astrid Widayani mengatakan bahwa kini Kota Bengawan sudah mulai dipandang luas. Dirinya berharap dengan kegiatan ini, harmonisasi dan keberagaman di Kota Surakarta turut dipandang secara positif oleh seluruh masyarakat.
"Surakarta sudah mulai dilihat sudut pandangnya dari luar kota, sehingga diharapkan tidak hanya dari seniman mural yang datang untuk menghiasi Kota Surakarta ini, tetapi juga pandangan dari masyarakat khususnya dari sisi harmonisasi dan keberagaman bisa dimaknai dengan positif sebagai kota toleran," katanya menambahkan.
Sementara itu, Kepala Paroki Gereja Katolik Paroki Santo Antonius Padua Purbayan, Romo Walterus Teguh Santosa, juga turut memberikan apresiasi kepada para seniman yang sudah memberikan semangat positif dalam gambar.
"Hasil muralnya bagus sekali, paling tidak saya mendapatkan apresiasi dan pujian dari khalayak terkait gambar mural tersebut. Setiap gambar seperti disampaikan pemenang memiliki pesan-pesan yang menantang kita semua bagaimana menghidupi kita ditengah keragaman untuk saling memberikan semangat-semangat positif," ucap Romo Walterus Teguh Santosa.
Lebih lanjut, dirinya mengatakan para umat juga sangat senang saat ini tembok gereja lebih terlihat bagus, jika dibandingkan sebelumnya yang berisi coret-coretan.
"Kalau dari umat sendiri kan mengapresiasi ya, apresiasi daru konteks sebelumnya banyak coret-coretan yang berisi kata-kata jorok," ucapnya menambahkan.
Dari lomba mural gereja ini, Mural Jaya Abadi asal Batang, keluar sebagai juara pertama dengan judul Karya Berbudaya Berdaya Bersama, kemudian Mural Wonosobo keluar sebagai juara kedua dengan judul Amor, Awor, Pamor dan Kreasi Anak asal Semarang menjadi juara ketiga dengan judul karya HIK Rukun Agawe Santosa. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....