Peserta Asal Bekasi Meriahkan Lomba Mural Pemkot Surakarta

  • 11 Jun 2026 06:40 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Perayaan Hari Jadi ke-80 Pemerintah Kota Surakarta semakin semarak dengan kehadiran peserta lomba mural dari berbagai daerah.

Salah satunya tim mural asal Bekasi, Jawa Barat, yang turut ambil bagian dalam kompetisi dengan menghadirkan karya bertema “Spirit of Java” yang menggambarkan semangat dan kekayaan budaya Kota Surakarta.

Ditemui di lokasi pada Rabu, 10 Juni 2026, Nora peserta mural perempuan dari Bekasi yang tergabung dalam tim Dodot Asmoro, mengatakan karya yang dibuat mengembangkan tema yang telah ditentukan panitia dengan menampilkan beragam identitas Kota Surakarta dalam satu komposisi mural.

"Kami di sini mengusung tema yang memang sudah ada, tapi kami kembangkan. Jadi Spirit of Java, ini semangat Surakarta dalam budaya. Kami ambil pariwisata, keragaman budaya, suku, etnis, agama, dan keindahan yang ada di Surakarta," kata Nora

Selain itu, mural tim Dodot Asmoro ini juga memuat unsur flora dan fauna yang menjadi ciri khas daerah. Mereka berupaya merangkum berbagai sisi kehidupan Kota Surakarta menjadi sebuah karya visual yang dapat dinikmati masyarakat.

Makna mural yang mereka hadirkan adalah simbol keberagaman dan keharmonisan Kota Surakarta sebagai pusat budaya Jawa yang tetap terbuka terhadap berbagai latar belakang suku, agama, maupun tradisi.

Selain itu, unsur pariwisata dan keindahan alam yang ditampilkan menjadi representasi daya tarik Kota Bengawan sebagai destinasi budaya nasional. Nora mengaku keikutsertaannya dalam lomba mural ini ingin mencari pengalaman baru

"Kenapa tidak kami mencoba memberikan yang terbaik buat Surakarta dengan karya orang Bekasi. Kami juga mencari pengalaman baru dan kebetulan ini salah satu tempat paling jauh yang kami datangi," katanya menambahkan.

Perempuan yang baru pertama kali mengunjungi Surakarta tersebut mengaku terkesan dengan tingginya antusiasme masyarakat terhadap seni mural. Hal itu lantaran mereka melihat banyak karya mural yang menghiasi sejumlah sudut kota sejak tiba di Surakarta.

Nora berharap hasil karya para peserta lomba dapat terus dirawat dan dijaga bersama agar tetap menjadi ruang apresiasi seni sekaligus mempercantik wajah kota. Menurutnya, dukungan pemerintah dan masyarakat sangat penting agar mural yang telah dibuat tidak kembali rusak akibat aksi vandalisme. (JK)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....