Babinsa Wonosari Dorong Pola Tanam Serentak Perkuat Pangan Desa
- 01 Jul 2026 19:19 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Klaten - Penerapan pola tanam serentak kini menjadi isu strategis yang didorong oleh aparat kewilayahan guna meminimalisasi risiko kegagalan panen akibat serangan hama di tingkat desa. Langkah kolektif ini dinilai menjadi solusi paling efektif untuk memutus rantai perkembangan penyakit tanaman yang sering merugikan para petani.
Babinsa Desa Bentangan Koramil 22 Wonosari Kodim 0723 Klaten Sertu Agus Triono menegaskan pentingnya komitmen bersama seluruh petani dalam menerapkan sistem ini pada masa tanam berikutnya. Melalui kekompakan kelompok tani, stabilitas produksi gabah di wilayah Wonosari diharapkan dapat mendongkrak target swasembada pangan nasional.
“Kami menghimbau kepada seluruh petani agar melaksanakan tanam serentak. Selain dapat menekan perkembangan hama dan penyakit tanaman, langkah ini juga akan berdampak positif terhadap peningkatan hasil panen sehingga mendukung tercapainya swasembada pangan,” ucapnya, Rabu 1 Juli 2026.
Sertu Agus Triono menambahkan bahwa sektor pertanian lokal memegang peranan krusial sebagai fondasi utama pertahanan ekonomi masyarakat di tengah fluktuasi harga komoditas global. Oleh sebab itu, forum-forum diskusi kelompok tani harus dimanfaatkan secara optimal untuk mengadopsi perkembangan teknologi agraria terbaru.
“Kegiatan pertemuan kelompok tani seperti ini sangat positif karena menjadi sarana untuk saling bertukar pengalaman, berdiskusi dan mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan,” ujarnya.
Ketua Poktan Mulyo Lestari Sunardi menyambut baik edukasi mengenai pola tanam serentak ini dan berharap seluruh anggotanya dapat menyamakan jadwal turun ke sawah. Kehadiran babinsa beserta penyuluh pertanian lapangan diakuinya menjadi motor penggerak yang memberikan optimisme baru bagi para petani.
“Sinergi antara petani, pemerintah desa, penyuluh pertanian dan TNI dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai program pertanian dapat berjalan optimal,” katanya.
Koordinasi yang matang mengenai pasokan air dan distribusi benih unggul juga mulai dipetakan agar pelaksanaan tanam serentak tidak mengalami kendala teknis di lapangan. Dengan pengawalan ketat dari jajaran TNI, tata kelola pertanian di wilayah Kabupaten Klaten diharapkan terus bergerak ke arah yang lebih modern serta menyejahterakan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....