Komisi III DPRD Surakarta Desak Percepatan Proyek Jalan Pierre Tendean

  • 01 Jul 2026 12:17 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Komisi III DPRD Kota Surakarta melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proyek peningkatan Jalan Pierre Tendean untuk memastikan pekerjaan yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berjalan sesuai target. Sidak dilakukan dengan meninjau langsung progres pembangunan jalan, drainase, dan saluran air di kawasan tersebut.

Komisi III menilai proyek tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus mengurangi persoalan genangan air di kawasan utara Kota Surakarta. Karena itu, pengawasan dilakukan agar pekerjaan dapat selesai sesuai jadwal tanpa mengurangi kualitas.

Ketua Komisi III DPRD Kota Surakarta, Taufiqurrahman, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, progres pembangunan hingga saat ini masih berada di bawah 40 persen. Meski demikian, pelaksanaan proyek ditargetkan selesai pada Desember 2026.

"Sidak terkait proyek nasional di Jalan Pierre Tendean tentang selokan, drainase, dan jalan di sini. Persentasenya baru sekitar kurang dari 40 persen sampai saat ini dan nanti rampung Desember," kata Ketua Komisi III DPRD Kota Surakarta, Taufiqurrahman, Kamis, 26 Juni 2026.

Ia menjelaskan proyek senilai sekitar Rp26 miliar yang bersumber dari APBN tersebut secara umum telah menunjukkan kualitas pekerjaan yang cukup baik. Namun, pelaksanaan proyek masih menimbulkan dampak terhadap mobilitas masyarakat karena penerapan sistem buka tutup arus lalu lintas.

"Anggarannya sekitar Rp26 miliar dari APBN. Kalau pekerjaannya bagus ya lumayan. Cuma kendalanya di sini karena akses lalu lintas jadi buka tutup yang belum bisa diprediksi sampai kapan."

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Surakarta, YF Sukasno, berharap pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga gangguan terhadap aktivitas masyarakat tidak berlangsung terlalu lama.

"Komisi III melihat Koridor Pierre Tendean di Pasar Nusukan ke Barat yang masih berlangsung pekerjaannya. Kita harapkan nanti selesai tepat waktu supaya warga tidak semakin lama terganggu."

Komisi III juga meminta pelaksana proyek mengoptimalkan manajemen lalu lintas selama masa konstruksi. Berdasarkan penjelasan pelaksana proyek, pengaturan akses kendaraan ditargetkan dapat kembali normal pada Juli mendatang sehingga arus lalu lintas di kawasan Pierre Tendean menjadi lebih lancar. (Ryan Assyidiqi)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....