Latih Guru SD SMP, BI Solo dan Pemkab Karanganyar Genjot Literasi Rupiah
- 24 Jun 2026 23:34 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Bank Indonesia Solo terus memperkuat literasi keuangan di kalangan pelajar melalui kegiatan Training of Trainer (ToT) Alur Tujuan Pembelajaran Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah bagi guru SD dan SMP se-Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang berfokus pada penguatan karakter keuangan tersebut berlangsung di Permata Sari Hotel, Tasikmadu, Rabu 24 Juni 2026.
Acara pembukaan pelatihan ini dipimpin langsung oleh Bupati Karanganyar, Rober Christanto. Perhelatan strategis tersebut turut dihadiri oleh jajaran penting daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, serta Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Pramudya Wicaksana.
Terkait pelaksanaan teknis, Deputi Kepala Perwakilan BI Solo, Pramudya Wicaksana menyatakan bahwa guru memiliki peran sangat strategis dalam membentuk perilaku keuangan generasi muda sejak dini. Ia menilai penguatan literasi keuangan sejak usia sekolah merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang mampu mengambil keputusan secara bijak dan memahami haknya sebagai konsumen.
"Kami secara konsisten memberikan edukasi kepada para guru terkait perlindungan konsumen, cinta Rupiah, dan sistem pembayaran digital. Harapannya, pengetahuan tersebut dapat diteruskan kepada para siswa sebagai bekal menghadapi perkembangan ekonomi dan teknologi keuangan yang semakin dinamis," ujarnya.
Pramudya menambahkan, melalui pelatihan ini para guru memperoleh pemahaman mengenai alur pembelajaran CBP Rupiah yang selanjutnya akan langsung diterapkan di sekolah masing-masing.
"Edukasi hilir ini kita harapkan dapat menanamkan kesadaran sebagai konsumen yang cerdas serta perilaku keuangan yang sehat secara berkelanjutan kepada peserta didik," katanya.
Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rober Christanto menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi yang terjalin erat antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia dalam mendongkrak kualitas pendidikan karakter ini. Menurutnya, kemampuan mengelola tata keuangan merupakan keterampilan hidup yang wajib dimiliki oleh setiap individu sejak usia dini.
"Pemahaman tentang keuangan tidak hanya berkaitan dengan cara memperoleh penghasilan, tetapi juga bagaimana mengelola dan menggunakannya secara bijaksana. Melalui para guru, pengetahuan ini dapat ditanamkan kepada peserta didik sehingga mereka memiliki bekal yang kuat dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan," kata Rober.
Lebih lanjut, Bupati Karanganyar menegaskan materi edukasi mengenai mata uang Rupiah dan transaksi digital menjadi bagian fundamental dalam membentuk ekosistem masyarakat yang cerdas, adaptif, serta bertanggung jawab. Ia optimis jajaran pendidik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mampu menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi era ekonomi digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....