Wakil Walikota Solo Respons Data Apindo, Soroti Dampak Global hingga Upaya Lokal

  • 27 Apr 2026 18:38 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menanggapi pernyataan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang menyebut 67 persen perusahaan secara nasional tidak berencana merekrut pegawai baru. Ia menilai kondisi tersebut tidak lepas dari dinamika ekonomi global yang memengaruhi dunia usaha.

Astrid mengatakan, kehati-hatian pelaku usaha dalam membuka lowongan kerja menjadi hal yang wajar di tengah ketidakpastian ekonomi.

“Secara umum saya kira mungkin dampak karena banyak yang belum berani berinvestasi, baru mengantisipasi adanya krisis ekonomi global dan lain sebagainya,” kata Astrid, Senin, 27 April 2026.

Meski demikian, ia menegaskan kondisi tersebut tidak serta-merta menggambarkan situasi di seluruh daerah. Kota Surakarta, menurutnya, tetap bergerak sesuai dengan karakteristik ekonomi lokal.

“Tapi kami di Solo yang berbasis kota perdagangan, kota investasi tetap bergerak apa adanya,” ujarnya.

Astrid menjelaskan, Pemerintah Kota Surakarta juga terus mendorong penyerapan tenaga kerja melalui berbagai program prioritas. Salah satunya melalui Rumah Siap Kerja yang menjadi wadah peningkatan keterampilan dan akses pekerjaan.

“Karena kami juga punya program prioritas yang ada di Kota Solo yaitu Rumah Siap Kerja. Saya kira banyak juga hubungan industrial yang dipelajari ya di Rumah Siap Kerja termasuk akses untuk lapangan pekerjaan,” ucapnya.

Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan ketenagakerjaan di tengah situasi global yang dinamis. Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkot Surakarta optimistis peluang kerja tetap terbuka bagi masyarakat. Pemerintah juga akan terus memantau perkembangan ekonomi guna menjaga stabilitas ketenagakerjaan di daerah. (Ryan Assyidiqi/MI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....