Libur Sekolah Dongkrak Permintaan Bus Wisata di Solo
- 24 Jun 2026 21:35 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Momentum libur panjang sekolah membawa berkah bagi pelaku usaha transportasi pariwisata di Kota Solo dan sekitarnya. Permintaan penyewaan bus wisata mengalami peningkatan signifikan, terutama untuk jenis bus besar dan bus medium yang banyak digunakan untuk kegiatan wisata rombongan.
Pemilik usaha rental mobil dan bus di Karanganyar, Woko, mengatakan selama libur sekolah mayoritas pelanggan berasal dari rombongan pelajar, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA yang menggelar kegiatan darmawisata. Selain itu, permintaan juga datang dari kelompok masyarakat, seperti RT, dusun, hingga kelompok pengajian.
“Yang paling banyak dicari saat ini bus besar dan bus medium. Untuk kendaraan kecil biasanya hanya digunakan oleh keluarga. Kalau bus mayoritas untuk rombongan pelajar dan kelompok masyarakat yang mengadakan darmawisata,” kata Woko saat dihubungi RRI, Rabu 24 Juni 2026.
Menurutnya, bus medium dengan kapasitas 35 penumpang menjadi armada yang paling diminati pelanggan. Tingginya permintaan terutama terjadi pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu.
Meski permintaan meningkat, tarif sewa relatif tidak mengalami kenaikan signifikan. Harga sewa hanya mengalami penyesuaian tipis dibandingkan hari biasa.
Woko mencontohkan, tarif sewa bus untuk tujuan wisata Gunungkidul maupun Pacitan berkisar Rp2 juta. Sementara untuk perjalanan jarak jauh ke wilayah Jawa Barat, tarif sewa mencapai Rp7,5 juta.
Sementara itu, pemilik usaha rental lainnya, Aji Admodiwiryo, mengaku peningkatan permintaan kendaraan sewaan pada libur sekolah tahun ini belum sebesar periode yang sama tahun lalu. Hingga saat ini, baru tujuh armada yang beroperasi dari total 15 kendaraan yang dimilikinya.
Menurut Aji, selain berasal dari wilayah Surakarta, sebagian besar penyewa juga datang dari Jakarta dan Bandung. Mereka umumnya memanfaatkan kendaraan sewaan untuk berwisata ke Solo dan sejumlah daerah di sekitarnya.
“Para penyewa rental untuk bepergian dengan rute yang dipilih kawasan Solo dan sekitarnya, Yogyakarta, Semarang hingga Malang. Masing-masing pelanggan memilih memesan kendaraan berukuran kecil hingga menengah yang cocok digunakan untuk perjalanan keluarga dengan lama sewa dua sampai tiga hari,” katanya.
Selain untuk kebutuhan wisata, sejumlah tamu dari instansi kementerian maupun pemerintah juga menggunakan jasa rental selama masa libur sekolah. Kondisi tersebut turut mendongkrak tingkat okupansi kendaraan sewaan.
Meski permintaan meningkat, Aji mengaku tidak menaikkan tarif secara signifikan. Penyesuaian harga hanya berkisar Rp50 ribu per hari.
Saat ini, tarif sewa mobil keluarga berkisar antara Rp500 ribu hingga Rp750 ribu per hari. Sementara untuk kendaraan berukuran besar, tarif sewanya mencapai sekitar Rp1,5 juta per hari. (SF)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....