Hadiah Rp2 Miliar untuk Tekan Pengangguran, Pemkot Solo Perkuat Rumah Siap Kerja
- 23 Jun 2026 21:45 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Pemerintah Kota Surakarta akan memperkuat Program Rumah Siap Kerja setelah memperoleh penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 kategori Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka Regional Jawa-Bali dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Penghargaan tersebut disertai hadiah sebesar Rp2 miliar yang akan dimanfaatkan untuk mendukung pelatihan kerja dan peningkatan penyerapan tenaga kerja. Program Rumah Siap Kerja menjadi salah satu inovasi yang dinilai berhasil membantu menurunkan tingkat pengangguran di Kota Surakarta.
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mengatakan dana penghargaan tersebut akan langsung digunakan untuk membuka berbagai pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan memiliki arah penempatan kerja yang jelas.
"Hasil penghargaan dari Kemendagri sebesar Rp2 miliar langsung kami tindak lanjuti, anggaran tersebut akan digunakan untuk membuka banyak pelatihan kerja yang diarahkan langsung pada penempatan kerja," ujar Respati Ardi, Selasa, 23 Juni 2026.
Menurutnya, pelatihan yang akan diberikan meliputi bahasa Jepang, administrasi komputer, serta berbagai keterampilan lain yang dibutuhkan dunia usaha. Program tersebut juga terbuka bagi lulusan baru yang masih mencari pekerjaan.
Respati menegaskan Rumah Siap Kerja tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi lowongan kerja, tetapi juga menjadi tempat pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensinya. Program tersebut juga menyediakan akses bagi penyandang disabilitas untuk memperoleh kesempatan kerja yang layak.
Di sisi lain, Sekretaris Disnaker Kota Surakarta, Windy Satriawan, menyebut Job Fair Solo 2026 menjadi salah satu sarana memperluas akses masyarakat terhadap dunia kerja. Selain lowongan pekerjaan, kegiatan itu juga menghadirkan layanan konsultasi karier bagi pencari kerja.
"Ada konsultasi psikologi terkait minat dan bakat, konseling, mau kerja di mana atau bidang industri apa. Layanan ini akan membantu pencari kerja," kata Windy.
Pemkot Surakarta berharap penguatan Rumah Siap Kerja dapat menjadi jembatan antara pencari kerja, perusahaan, dan lembaga pelatihan sehingga penyerapan tenaga kerja terus meningkat dan angka pengangguran semakin menurun. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....