Ekonomi Karanganyar Tumbuh Pesat, Pengangguran Turun Signifikan
- 04 Feb 2026 22:20 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Kabupaten Karanganyar mencatatkan performa ekonomi yang baik di tingkat Jawa Tengah. Berdasarkan data terbaru yang dipaparkan dalam Forum Konsultasi Publik RKPD 2027, wilayah berjuluk Bumi Intanpari ini berhasil menekan angka pengangguran terbuka hingga ke level 3,25 persen, sekaligus menempatkan diri dalam jajaran wilayah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di provinsi.
Capaian makro ini menjadi basis utama bagi Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam menyusun kerangka pembangunan untuk tahun 2027. Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, mengungkapkan keberhasilan menekan angka pengangguran merupakan buah dari sinkronisasi kebijakan antara pemerintah dan sektor swasta yang berjalan searah.
“Kita mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang berada pada peringkat atas di Jawa Tengah. Penurunan tingkat pengangguran terbuka hingga 3,25 persen ini adalah bukti bahwa pembangunan kita dirasakan dampaknya,” ujar Adhe Eliana, Rabu 4 Februari 2026.
Selain penurunan angka pengangguran, Karanganyar juga menunjukkan tren positif pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan penurunan angka kemiskinan secara konsisten. Wakil Bupati menegaskan predikat A pada Indeks Reformasi Birokrasi menjadi mesin penggerak utama dalam mencapai target-target pembangunan tersebut secara akuntabel.
Adhe Eliana mengingatkan tantangan di tahun 2027 akan semakin kompleks, sehingga perencanaan tidak boleh dilakukan secara kaku. Ia meminta seluruh kepala perangkat daerah untuk tetap menjaga momentum pertumbuhan ini dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan Musrenbang.
“RKPD ini merupakan kerangka berpikir bersama. Apa yang kita kerjakan hari ini dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Oleh karena itu, kita harus satu arah, satu komitmen, dan saling bersinergi,” katanya.
Sementara itu, Kepala Baperida Kabupaten Karanganyar, Dwi Cahyono, menambahkan Forum Konsultasi Publik ini sengaja digelar lebih awal untuk menjaring masukan yang lebih berkualitas. Menurutnya, kesuksesan menurunkan pengangguran akan terus diperkuat dengan program pengembangan ekonomi kreatif dan penguatan investasi di masa mendatang.
“Masukan dari seluruh pemangku kepentingan sangat penting agar RKPD yang disusun benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan mampu mempertahankan capaian positif ini,” ujar Dwi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....