Respati Dorong Sukaria Jawa Jawi Perkuat Visi Solo sebagai Wellness City
- 23 Jun 2026 16:17 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Wali Kota Surakarta Respati Ardi menilai penyelenggaraan Sukaria Jawa Jawi 2026 menjadi langkah baru dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya dan wellness di Kota Solo. Kegiatan yang berlangsung di Dalem Joyokusuman pada 23 hingga 28 Juni 2026 itu juga mendukung visi pembangunan Solo sebagai Wellness City pada tahun 2030.
Respati mengatakan konsep yang diusung dalam kegiatan tersebut sejalan dengan perkembangan industri wellness yang saat ini menunjukkan pertumbuhan positif. Menurutnya, sektor tersebut memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja baru.
“Jadi ada festival Jawa Jawi ini konsep baru dalam mengenalkan pariwisata di Solo. Kami mengapresiasi gerak cepat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk membuat inovasi yang mendukung visi besar Kota Solo 2030 sebagai Wellness City,” ujarnya, Selasa, 23 Juni 2026.
Ia menjelaskan industri wellness di Solo saat ini berkembang pesat, mulai dari layanan spa, terapi tradisional, produk minyak esensial, hingga minuman berbahan rempah. Bahkan, sejumlah pelaku usaha di sektor tersebut telah mengalami peningkatan permintaan yang signifikan.
“Banyak pelaku spa dan treatment di Solo yang sampai memiliki daftar tunggu hingga satu minggu. Industri wellness ini juga membuka banyak peluang kerja baru, mulai dari terapis, pengelola produk essential oil, hingga usaha minuman rempah,” katanya.
Respati menambahkan Dalem Joyokusuman memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat aktivitas budaya Jawa yang terintegrasi dengan konsep wellness. Karena itu, pemerintah kota akan terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pelaku usaha dan komunitas budaya.
Menurutnya, pengembangan kawasan tersebut akan dilakukan tanpa menghilangkan nilai sejarah dan budaya yang telah melekat. Sebaliknya, berbagai program baru akan diarahkan untuk memperkuat identitas Solo sebagai kota budaya sekaligus destinasi wellness.
“Tanpa mengubah esensinya, di sini akan ada kegiatan-kegiatan yang mengangkat konsep Jawa Wellness. Jadi masyarakat bisa merasakan langsung pengalaman budaya Jawa yang berpadu dengan kesehatan dan kebugaran,” ucapnya. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....