Solo Kembangkan Sport Tourism Terintegrasi Wellness Tourism

  • 15 Jan 2026 15:47 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Surakarta terus mengembangkan konsep sport tourism sebagai bagian dari strategi pembangunan pariwisata berkelanjutan yang terintegrasi dengan wellness tourism dan health tourism. Kota Solo dinilai memiliki keunggulan dari sisi fasilitas olahraga, infrastruktur, serta pengalaman menjadi tuan rumah berbagai event nasional hingga internasional.

Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani mengatakan, konsep sport tourism di Solo awalnya berbasis event, seiring kelengkapan sarana dan prasarana olahraga yang dimiliki kota ini. “Kita punya stadion terbesar kedua, penyelenggaraan pertandingan, pokoknya infrastrukturnya komplit lah Solo,” ujarnya pada Kamis, 15 Januari 2026.

Ia menjelaskan, Solo kerap menjadi lokasi berbagai event olahraga seperti running festival hingga ajang berskala internasional. Kondisi tersebut semakin diperkuat dengan banyaknya fasilitas olahraga yang tersebar di berbagai wilayah kota. “Secara fasilitas itu sangat memadai sebenarnya,” katanya.

Menurut Astrid, perkembangan sport tourism juga dipengaruhi perubahan gaya hidup masyarakat pascapandemi Covid-19. Sejumlah olahraga seperti gowes, lari, hingga rugby mulai tumbuh dan diminati. “Artinya apa? Artinya memang secara fasilitas yang saya sampaikan tadi itu sangat memadai,” ujarnya.

Ke depan, Pemkot Surakarta mendorong kolaborasi antara fasilitas dan event agar sport tourism dapat berkelanjutan dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Selain itu, konsep ini akan disambungkan dengan wellness tourism yang menekankan ketenangan, kebugaran, serta kearifan lokal. “Kita pengennya sport tourism ini berkelanjutan menjadi bagian dari gaya hidup nanti,” katanya.

Astrid menambahkan, Solo juga memiliki potensi besar dalam pengembangan health tourism, termasuk medical tourism, dengan dukungan fasilitas rumah sakit yang semakin lengkap dan berstandar internasional. “Kalau ada batu ginjal, tinggal di asal itu di Solo sudah dapat,” ujarnya.

Ia berharap, peningkatan kualitas fasilitas, iklim investasi, dan ekosistem kesehatan di Kota Solo dapat semakin memperkuat posisi Solo sebagai destinasi wisata berbasis olahraga dan kesehatan di tingkat nasional maupun internasional. (Ase)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....