Imbas Kemarau, Pemkab Klaten Mulai Kirim Bantuan Air Bersih di Kemalang

  • 15 Jun 2026 13:51 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Klaten - Pemerintah Kabupaten Klaten mulai menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa yang rawan kekeringan akibat dampak musim kemarau saat ini. Pelepasan pengiriman bantuan air bersih tersebut dilakukan oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, di halaman Kantor Pemkab Klaten, didampingi Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Syahruna, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyatakan bahwa bantuan air bersih yang disalurkan menyasar empat desa di lereng Gunung Merapi, Kecamatan Kemalang, yaitu Desa Tegalmulyo, Tlogowatu, Kendalsari, dan Sidorejo. Bupati menyebutkan, pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Klaten mengalokasikan bantuan air bersih sebanyak 1.000 tangki.

"Memasuki musim kemarau, ada beberapa wilayah di Kabupaten Klaten yang berpotensi rawan kekeringan. Karena itu, Pemerintah Daerah melakukan dropping air bersih," kata Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, Senin (15/6/2026).

Bupati Klaten berharap bantuan yang diberikan tersebut dapat meringankan beban masyarakat di kawasan terdampak musim kemarau, mengingat tandon-tandon atau bak penampung air bersih milik warga sudah kosong.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klaten, Syahruna, mengatakan bahwa pada tahun ini terdapat lima desa yang terdampak musim kemarau, yakni empat desa di Kecamatan Kemalang dan satu desa di Kecamatan Bayat. Khusus di Kecamatan Kemalang, bantuan yang disalurkan setiap harinya mencapai 15 tangki.

"Untuk di Kecamatan Kemalang, Desa Tegalmulyo menerima alokasi dropping air yang agak banyak. Desa Sidorejo sebagian, Tlogowatu dan Kendalsari dua RT dengan total 400 jiwa, dan untuk sisi selatan ada di Kecamatan Bayat," ujarnya.

Syahruna menambahkan, bantuan air yang disalurkan tersebut diperuntukkan bagi keperluan sehari-hari warga serta fasilitas ibadah seperti masjid.

Salah seorang perangkat Desa Tegalmulyo, Subur, menyampaikan bahwa bantuan ini sangat bermanfaat bagi warganya. Menurutnya, saat ini sudah banyak warga yang terpaksa membeli air bersih sehingga harus mengeluarkan biaya tambahan. (Adam Sutanto)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....