Waspadai Penyakit Ini saat Musim Kemarau
- 25 Apr 2026 15:10 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Musim kemarau panjang membawa berbagai risiko kesehatan yang perlu diwaspadai masyarakat. Dikutip dari laman World Health organization, perubahan suhu ekstrem dan kualitas udara yang menurun dapat memicu peningkatan kasus penyakit tertentu.
Salah satu penyakit yang sering muncul adalah Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) . Udara kering dan berdebu saat kemarau membuat saluran pernapasan lebih rentan terhadap iritasi dan infeksi.
Selain itu, risiko Dehidrasi meningkat signifikan karena suhu tinggi dan kurangnya asupan cairan. Kememtrian Kesehatan Republik Indonesia dari lamannya, menyarankan konsumsi air minimal 8 gelas per hari untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Penyakit kulit seperti Dermatitis juga perlu diwaspadai akibat paparan sinar matahari berlebih dan kebersihan yang kurang terjaga. Kulit yang kering dan berkeringat dapat memicu iritasi serta infeksi bakteri.
Kemarau panjang juga meningkatkan potensi penyakit diare akibat keterbatasan air bersih. Data UNICEF menunjukkan bahwa akses air bersih yang buruk berkaitan erat dengan meningkatnya kasus penyakit pencernaan.
Selain itu, penyakit Demam berdarah Dengue tetap perlu diwaspadai meski musim kemarau. Genangan air kecil yang tersisa dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti.
Gangguan mata seperti konjungtivitis diwaspadai akibat debu dan polusi udara. Oleh karena itu, menjaga kebersihan diri, lingkungan, serta meningkatkan daya tahan tubuh menjadi langkah penting selama musim kemarau panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....