Pengesahan Warga Perguruan Silat, Polres Sragen Kerahkan 800 Personel Gabungan

  • 15 Jun 2026 11:35 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN – Memasuki bulan Suro atau Muharram 1448 H, Kepolisian Resor (Polres) Sragen bersiap memperketat pengamanan wilayah. Sedikitnya 800 personel gabungan dari kepolisian dan TNI disiapkan untuk mengawal jalannya prosesi pengesahan siswa baru sejumlah perguruan silat yang tersebar di wilayah Kabupaten Sragen.

Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi gesekan, menjaga ketertiban umum, serta memastikan agenda tahunan tersebut berjalan dengan aman dan damai.

Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, menegaskan bahwa semua pihak harus memiliki komitmen yang sama dalam menjaga kondusifitas daerah. Stabilitas keamanan Sragen tidak boleh goyah oleh ego kelompok atau organisasi.

"Kami mengimbau para pesilat untuk melaksanakan kegiatannya dengan baik dan bertanggung jawab. Prioritaskan dan utamakan keamanan, kepentingan, serta keselamatan orang lain dan umum di atas kelompok sendiri," tegas AKBP Dewiana Sabtu 13 Juni.

Sebagai langkah mitigasi dini, Polres Sragen telah melakukan serangkaian Rapat Koordinasi (Rakor) di berbagai tingkatan. Di antaranya adalah Rakor Aglomerasi se-Solo Raya yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Surakarta guna menyamakan visi antarkapolres dan ketua perguruan silat lintas wilayah.

Di tingkat lokal, Polres Sragen juga telah menggelar Rakor Forkopimda bersama Bupati Sragen, yang dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci perwakilan perguruan silat, seperti Mas Wanto dari PSHT 16 dan Mas Nanto dari PSHT Pusat Madiun. Tak berhenti di situ, koordinasi teknis juga dilakukan bersama pengamanan internal perguruan, seperti Pamter dan Korlap.

"Kami juga berencana menggelar rapat finalisasi pekan ini untuk mengecek langsung kesiapan akhir sebelum hari-H kegiatan," ucap Kapolres.

Berdasarkan data yang dihimpun, prosesi pengesahan ini akan melibatkan ribuan calon warga baru dan tersebar di beberapa titik padepokan masing-masing. Seperti pengesahan siswa baru dari PSHT Pusat Madiun yang dipusatkan di Padepokan Kecamatan Sidoarjo selama dua hari berturut-turut. Pengesahan siswa baru dari PSHT 16 yang berlokasi di Padepokan Kecamatan Karangmalang.

Karena kegiatan dilakukan di padepokan masing-masing dan tidak dilokalisir di satu tempat terpusat, kepolisian memberikan perhatian ekstra untuk memitigasi pergerakan massa penggembira (pengombyong) agar tidak memicu gesekan di jalanan.

Untuk mengantisipasi tindakan anarkis dan gangguan ketertiban, Polres Sragen menerapkan aturan ketat bagi seluruh pesilat yang terlibat. Petugas di tingkat Polsek, jajaran Bhabinkamtibmas, dan Kasat Binmas telah diinstruksikan untuk menyisir pergerakan massa mulai dari tingkat rayon dan ranting.

Kapolres juga mengeluarkan beberapa poin larangan tegas yang disepakati meliputi dilarang menggunakan knalpot brong pada kendaraan bermotor. Dilarang menyalakan petasan, flare, atau membawa atribut yang membahayakan. Serta dilarang keras membawa senjata tajam (sajam) dan mengonsumsi minuman keras (miras).

"Tunjukkan kepada masyarakat jati diri seorang petarung sejati yang memiliki jiwa empati besar. Leluhur pasti menurunkan nilai-nilai kebajikan, maka kedepankan segala sesuatu dengan rasa dan hati, bukan dengan emosi atau arogansi," pesan AKBP Dewiana kepada para pesilat.

Kepada masyarakat umum Kabupaten Sragen, Kapolres meminta agar tidak perlu panik secara berlebihan mengingat kegiatan ini merupakan agenda tahunan. Pihak aparat menjamin akan memberikan pelayanan pengamanan terbaik.

Namun, demi keamanan bersama, warga diimbau untuk membatasi aktivitas keluar rumah pada malam hari, khususnya pada tanggal 19, 20, dan 21 Juni jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak.

"Ini demi kebaikan bersama agar tidak terjadi benturan di jalan dengan massa pengombyong. Intinya kita sama-sama saling mengerti, menerapkan nilai tepo sliro (tenggang rasa). Berikan mereka ruang untuk hari besar penyambutan warga barunya, namun di sisi lain mereka juga harus ingat bahwa Sragen ini adalah milik masyarakat umum," kata Kapolres. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....