Tragis! Pemuda Sragen Kulon Tewas Diduga Tabrakkan Diri ke KA Malioboro Ekspres
- 13 Jun 2026 19:41 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN — Kecelakaan tragis di jalur kereta api kembali memakan korban jiwa. Seorang pemuda bernama Tony Wanda Apriyanto (25), warga Kampung Mojo Wetan RT 01/02, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, dilaporkan tewas mengenaskan setelah tersambar Kereta Api (KA) 170B Malioboro Ekspres, Sabtu 13 Juni 2026 siang.
Peristiwa memilukan tersebut terjadi di jalur rel kereta api kawasan Kp. Beloran RT 01/12, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen, sekitar pukul 12.00 WIB. Diduga kuat pria tersebut sengaja menabrakkan diri saat KA Malioboro Ekspres melintas di wilayah Beloran.
Ketua PSC 119 Sukowati Sragen, dr. Udayanti Proborini, mengonfirmasi adanya laporan kecelakaan tersebut. Menurutnya, informasi awal diterima oleh Call Center PSC 119 Sragen pada pukul 12.15 WIB dari Satpam Stasiun Sragen Kota, Thoha Muchtar.
"Kami menerima laporan adanya warga yang tertemper kereta api di wilayah Beloran dengan kondisi meninggal dunia dan membutuhkan evakuasi segera," ujar dr. Udayanti, Sabtu siang.
Menindaklanjuti laporan itu, PSC 119 Sragen langsung berkoordinasi dan menerjunkan tim responder gabungan yang terdiri dari PSC 119 Puskesmas Sragen Kota serta Posko Siaga Bencana dan Pelayanan Ambulans 24 Jam PMI Kabupaten Sragen menggunakan Ambulans Rescue Alfa 06.
Kondisi korban dilaporkan mengalami luka parah di sekujur tubuh, termasuk cedera kepala berat dan patah tulang terbuka di beberapa bagian ekstremitas akibat benturan keras dengan badan kereta.
"Setibanya di lokasi, Tim Responder Gabungan melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan pihak berwajib. Setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta pengumpulan bagian tubuh korban oleh petugas, jenazah korban langsung dievakuasi ke Instalasi Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen menggunakan Ambulans Rescue Alfa 01 PMI Sragen," jelas dr. Udayanti.
KAI Daop 6 Ingatkan Sterilisasi Jalur KA
Sementara itu, pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta sangat menyayangkan terjadinya peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan resmi, KA 170B Malioboro Ekspres tertemper orang di Km 234+8/7 petak jalan antara Masaran dan Sragen pada pukul 12.05 WIB.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, kembali mengingatkan masyarakat agar mematuhi aturan keselamatan dan tidak melakukan aktivitas apa pun di sekitar jalur kereta api.
"Jalur KA merupakan kawasan yang harus steril karena tinggi potensi risiko, sehingga bukan area untuk beraktivitas warga. Kami sangat menyayangkan kejadian ini dan diharapkan tidak terjadi lagi di kemudian hari," terang Feni dalam siaran persnya.
Feni memastikan bahwa seluruh awak dan penumpang KA 170B Malioboro Ekspres dalam kondisi selamat dan aman. Kereta api sempat berhenti sesaat sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan kembali pada pukul 12.07 WIB. Pihak Daop 6 juga menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas keterlambatan singkat akibat insiden ini.
"Keselamatan bersama merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat pengguna jalan agar tidak membuat perlintasan liar, senantiasa disiplin, fokus, berhati-hati, serta wajib berhenti sejenak untuk memastikan jalur aman sebelum melintas," kata Feni tegas. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....