Dugaan Pengamanan Peserta Aksi, Polresta Solo Beri Klarifikasi
- 12 Jun 2026 22:45 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Dugaan diamankannya dua peserta aksi saat demonstrasi Aliansi BEM Soloraya di depan Gedung DPRD Kota Surakarta, Jumat 12 Juni 2026, menjadi sorotan massa aksi. Mahasiswa menilai tindakan tersebut perlu mendapatkan penjelasan agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan peserta demonstrasi.
Salah satu perwakilan massa aksi, Ridwan Nur Hidayat, mengatakan insiden tersebut terjadi ketika seorang peserta aksi tiba-tiba dibawa oleh petugas ke dalam kendaraan. “Tadi ada beberapa insiden di mana teman kita tiba-tiba dirangkul dan dimasukkan ke mobil,” katanya.
Menurutnya, mahasiswa sempat berupaya mencari informasi mengenai keberadaan peserta aksi tersebut. Perwakilan massa kemudian berkomunikasi dengan jajaran kepolisian untuk meminta penjelasan.
“Setelah itu saya menghubungi koordinator pusat BEM Soloraya. Kita sama-sama menemui Kapolresta Surakarta untuk meminta teman-teman segera dikeluarkan,” ujarnya.
Ridwan menilai penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak yang dijamin undang-undang. Karena itu, ia berharap tidak ada tindakan yang dapat menimbulkan ketakutan bagi masyarakat maupun mahasiswa yang menyampaikan aspirasi secara damai.
“Kita di sini menyampaikan pendapat sesuai aturan undang-undang, maka hal ini jangan sampai terjadi lagi,” katanya.
Ia mengaku memperoleh informasi bahwa peserta aksi yang dimaksud akhirnya telah kembali bergabung dengan massa. Namun mahasiswa tetap meminta adanya transparansi terkait alasan tindakan tersebut.
“Dari yang bersangkutan juga tidak mengetahui alasan kenapa dibawa masuk ke mobil,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Surakarta, AKP Lingga Ramadhani, membantah adanya penangkapan maupun pengamanan terhadap peserta aksi selama demonstrasi berlangsung. “Alhamdulillah sampai dengan saat ini tidak ada. Tidak ada satu pun yang kita amankan oleh Polresta Surakarta,” katanya.
Ia menjelaskan pengamanan aksi dilakukan oleh personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait. Total sekitar 490 personel diterjunkan untuk mengamankan jalannya demonstrasi.
Lingga menegaskan hingga aksi berakhir situasi tetap berlangsung aman dan kondusif. Massa aksi juga membubarkan diri secara tertib tanpa adanya peristiwa menonjol yang memerlukan tindakan kepolisian.
“Sampai sore ini semuanya berjalan aman, kondusif dan tidak ada hal-hal menonjol yang menjadi perhatian kita semua,” katanya. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....