Jelang Hari Jadi ke-80, Pemkot Surakarta Ziarahi Makam Mantan Wali Kota

  • 11 Jun 2026 06:42 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Surakarta bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan ziarah ke makam sejumlah mantan wali kota menjelang peringatan Hari Jadi ke-80 Pemerintah Kota Surakarta, Rabu 10 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa para pemimpin yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kota Solo.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mengatakan ziarah dilakukan sebagai wujud penghormatan kepada para pendahulu yang telah mengabdikan diri untuk masyarakat dan kemajuan Kota Surakarta. Menurutnya, seluruh wali kota yang pernah memimpin memiliki kontribusi besar bagi perkembangan kota.

“Ini untuk menghormati para leluhur, para wali kota pendahulu kami. Kami yakin seluruh wali kota yang pernah menjabat berkontribusi besar,” katanya.

Respati menilai kepemimpinan saat ini merupakan kelanjutan dari fondasi yang telah dibangun para pemimpin sebelumnya. Karena itu, nilai-nilai pengabdian yang diwariskan perlu terus dijaga dan diteruskan.

“Kami meneladani hal itu dan kami siap melanjutkan untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, mengatakan ziarah makam merupakan agenda rutin menjelang Hari Jadi Pemerintah Kota Surakarta yang diperingati setiap 16 Juni. Kegiatan tersebut diikuti jajaran Forkopimda dan keluarga besar Pemerintah Kota Surakarta.

Ia menjelaskan ziarah menjadi momentum untuk mengenang jasa para wali kota terdahulu. Berbagai kebijakan dan legasi yang ditinggalkan dinilai menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Kota Solo.

“Ini menjadi momentum untuk pengingat jasa-jasa para pendahulu, para wali kota sebelumnya dengan masing-masing legasi atau warisan yang dijalankan dulu ketika memimpin,” ujarnya kepada rri.co.id di Astana Utara.

Menurut Astrid, setiap wali kota menghadapi tantangan yang berbeda sesuai dengan zamannya. Namun seluruh pemimpin terdahulu memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan pemerintahan yang dekat dengan masyarakat.

Ia menilai salah satu benang merah kepemimpinan para wali kota terdahulu adalah keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan. Nilai tersebut menjadi modal penting bagi keberlanjutan pembangunan Kota Surakarta hingga saat ini.

“Kami sangat menghargai dan menghormati jasa-jasa para wali kota sebelumnya yang menjadikan Solo hingga saat ini. Benang merahnya adalah masyarakat merasa dilibatkan dalam keputusan-keputusan pemerintahan,” katanya.

Rombongan berziarah ke sejumlah makam mantan wali kota yang berada di Surakarta, di antaranya makam Sinduredjo di Kampung Sewu, Slamet Suryanto di TPU Bonoloyo, Soekamto di Astana Bibis Luhur Nusukan, dan Imam Soetopo di Astana Utara Nayu Nusukan. Selain itu, agenda serupa juga akan dilakukan ke makam mantan wali kota yang berada di luar daerah. (Reza)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....