Viral Video Teror Pocong di Jebres, Polresta Surakarta Lakukan Pendalaman

  • 09 Jun 2026 12:58 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Polresta Surakarta tengah mendalami video dugaan teror pocong yang viral di media sosial dan disebut terjadi di kawasan Ngoresan, Kelurahan dan Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Video rekaman CCTV yang diunggah akun Instagram @beritasolohariini itu memperlihatkan sosok menyerupai pocong melintas di sebuah gang pada dini hari.

Kasi Humas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani mengatakan pihaknya telah memonitor unggahan tersebut dan langsung melaporkannya kepada pimpinan. Polisi saat ini masih mengumpulkan informasi untuk memastikan kebenaran video yang beredar di masyarakat.

"Memang benar ada sebagian orang yang memposting bahwa ada bentuk semacam yang sebelum-sebelumnya sempat ramai, yaitu teror pocong. Nah, masih kita dalami dan kita monitor. Nanti ke depannya mungkin akan kita update lagi," ujarnya, Senin, 8 Juni 2026.

AKP Lingga menjelaskan video yang beredar menunjukkan peristiwa yang diduga terjadi pada Minggu dini hari, 7 Juni 2026. Namun hingga kini kepolisian masih melakukan penelusuran lebih lanjut terkait lokasi maupun kronologi kejadian tersebut.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Sebab di sejumlah daerah, aksi serupa pernah dimanfaatkan oleh oknum tertentu sebagai modus untuk melakukan tindakan kejahatan maupun menimbulkan keresahan di lingkungan warga.

"Yang perlu saya garis bawahi adalah bahwa teror pocong ini tidaklah benar. Ini merupakan oknum-oknum tertentu yang sengaja menciptakan suatu kondisi yang meresahkan dan melakukan teror kepada masyarakat yang lain," kata AKP Lingga.

Polresta Surakarta juga akan berkoordinasi dengan Satreskrim dan Bhabinkamtibmas setempat guna menggali informasi terkait video yang viral tersebut. Langkah itu dilakukan untuk memastikan fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Selain melakukan pendalaman, kepolisian mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga yang menemukan kejadian serupa diminta segera melapor kepada Bhabinkamtibmas terdekat atau melalui layanan darurat 110 agar dapat segera ditindaklanjuti. (Ryan Assyidiqi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....