Wali Kota Surakarta Dorong Inovasi Kirab Bhinneka Gandekan

  • 02 Jun 2026 16:23 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Wali Kota Surakarta, Respati Ardi berharap penyelenggaraan Kirab Bhinneka Gandekan pada tahun mendatang dapat dikemas lebih menarik dengan menghadirkan berbagai inovasi. Salah satunya melalui penambahan seni instalasi yang dinilai dapat menjadi daya tarik baru bagi masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Respati saat menghadiri Kirab Bhinneka Gandekan 2026 dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila di Kelurahan Gandekan, Senin, 1 Juni 2026. Menurutnya, kegiatan budaya yang telah berjalan baik perlu terus dikembangkan agar memiliki dampak yang lebih luas.

Respati menilai Kirab Bhinneka Gandekan telah menjadi ruang yang efektif untuk memperkuat persatuan dan melestarikan budaya di tengah keberagaman masyarakat. Karena itu, inovasi dalam penyelenggaraan dinilai penting untuk meningkatkan minat masyarakat dan wisatawan.

“Tahun depan saya berharap ada tambahan seni instalasi yang bisa menjadi daya tarik baru. Kalau memungkinkan, kegiatan ini tidak hanya berlangsung satu hari, tetapi bisa dilaksanakan selama dua hari sehingga masyarakat dapat menikmati rangkaian acaranya lebih luas,” ujar Respati.

Selain penambahan seni instalasi, Respati juga berharap dukungan anggaran untuk kegiatan tersebut dapat ditingkatkan. Menurutnya, penguatan dukungan akan berdampak pada kualitas penyelenggaraan sekaligus memberikan manfaat lebih besar bagi pelestarian budaya dan perekonomian masyarakat.

“Saya juga berharap dukungan anggaran dapat ditingkatkan hingga dua kali lipat agar pelaksanaannya semakin meriah dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi pelestarian budaya serta perekonomian masyarakat,” katanya.

Kirab Bhinneka Gandekan 2026 diikuti 16 kontingen dari unsur masyarakat, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan perwakilan wilayah di Kelurahan Gandekan. Berbagai atraksi budaya ditampilkan sepanjang rute kirab, mulai dari parade busana, kreasi batik, kesenian rakyat, hingga gunungan hasil bumi.

Respati mengapresiasi antusiasme masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai budaya memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat dalam semangat gotong royong, toleransi, dan kebersamaan.

Sementara itu, Ketua Panitia Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Dwi Anton S mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai elemen masyarakat yang berkomitmen menjaga persatuan melalui pelestarian budaya. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....