Kirab Bhinneka Gandekan 2026 Angkat Potensi UMKM Warga
- 02 Jun 2026 10:46 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Kirab Bhinneka Gandekan 2026 kembali digelar di Jl RE Martadinata, Gandekan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Kegiatan budaya yang memasuki penyelenggaraan ke-11 tersebut mengangkat tema pelestarian batik, lurik, dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masyarakat setempat.
Ketua Pokdarwis Gandekan, Redy Manata, mengatakan tema yang diusung tahun ini berfokus pada penguatan identitas industri kreatif Gandekan yang selama ini dikenal melalui produk batik dan lurik.
“Kirab yang ke-11 ini kita ambil tema lurik dan batik, mengangkat potensi industri kreatif Gandekan yang selama ini dikenal melalui lurik dan batiknya,” katanya, Senin 1 Juni 2026.
| Baca juga: Kirab Bhinneka Gandekan 2026 |
Ia menjelaskan motif batik yang diangkat dalam Kirab Bhinneka Gandekan tahun ini adalah motif Wahyu Tumurun. Pemilihan motif tersebut sekaligus menjadi upaya memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
Menurut Redy, kirab tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya tetapi juga sarana promosi ekonomi masyarakat. Berbagai produk unggulan warga ditampilkan sepanjang rangkaian kegiatan.
“Itu adalah hasil UMKM yang dihasilkan warga, khususnya yang tadi ditampilkan dari RW 02 Gandekan,” katanya.
Ia menyebut total peserta yang terlibat mencapai sekitar 1.300 orang. Peserta berasal dari sembilan RW, lembaga masyarakat, komunitas, hingga Pokdarwis se-Kecamatan Jebres.
“Total peserta ada 1.300 dari sembilan RW, lembaga, non-lembaga, dan juga potensi Pokdarwis se-Kecamatan Jebres,” ujarnya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia memberikan kesempatan kepada setiap kelompok peserta untuk menampilkan kreativitas mereka di depan panggung utama. Kebijakan tersebut menjadi pembeda dibandingkan pelaksanaan kirab pada tahun-tahun sebelumnya.
“Untuk tahun ini kita memberikan ruang perform ke masing-masing peserta maksimal lima menit,” kata Redy.
Menurutnya, ruang penampilan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras warga yang telah mempersiapkan berbagai atraksi dan dekorasi selama berbulan-bulan. Selain itu, masyarakat juga dapat lebih mengenal potensi yang dimiliki masing-masing wilayah.
Kirab Bhinneka Gandekan menjadi salah satu agenda budaya tahunan yang konsisten menggabungkan pelestarian tradisi dengan penguatan ekonomi kreatif masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya di wilayah timur Kota Surakarta. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....