Disnakkan Boyolali Temukan 12 Daging Kurban Mengandung Cacing
- 29 Mei 2026 21:15 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali dari pemeriksaan 70 sampling daging kurban yang sudah masuk, mendata ada 12 daging yang mengandung cacing.
Hal itu dikatakan langsung, Kepala Bidang (Kabid) Uspet Kesmavet, Marsini saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Jumat, 29 Mei 2026. Menurutnya meskipun terdata mengandung cacing, namun tidak terlalu banyak.
Marsini juga memastikan bahwa dari pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya hewan kurban di Kabupaten Boyolali yang positif Penyakit Kuku dan Mulut (PMK).
"Kemarin cukup baik sekitar 75 persen dagingnya, hanya beberapa saja yang terdata kurang baik. Cacingnya juga tidak banyak, cuma sedikit. Kalau terindikasi PMK mungkin tidak ada," kata Marsini.
Dari data yang dimiliki Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali, 12 sampel daging kurban yang terdata mengandung cacing, berasal dari empat Kecamatan, yakni Teras, Banyudono, Sawit dan Ngemplak.
Ditambahkan Kepala Bidang (Kabid) Uspet Kesmavet Kabupaten Boyolali juga bahwa proses penyembelihan hewan kurban di semua wilayah berjalan baik, karena banyak yang menggunakan Juru Sembelih Halal (Juleha).
"Alhamdulillah, ternyata di lapangan dari laporan teman-teman sudah banyak yang pakai Juleha. Enggak ada kendala. Pembungkus masih pakai plastik semua itu, cuma dipisahkan jeruon hijau sama jeruon merah sudah dan daging dipisahkan. Pembuangan limbah juga semua berjalan lancar tidak ke sungai," katanya menambahkan.
Dengan hasil yang cukup baik dari proses penyembelihan hewan kurban di Kabupaten Boyolali ini, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) berharap pada tahun depan bisa lebih baik lagi. Serta hewan-hewan kurban yang ada sehat-sehat tanpa adanya cacing maupun penyakit lain. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....