Jelang Idul Adha, Dispertan Karanganyar Awasi Lalu Lintas Hewan Kurban

  • 12 Mei 2026 17:34 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar memperketat pengawasan lalu lintas perdagangan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Selain mengawasi titik perbatasan, dinas juga menerjunkan tim teknis yang terdiri dari mantri ternak untuk melakukan pemeriksaan fisik di lapak-lapak pedagang yang mulai menjamur di pinggir jalan.

Plt Kepala Dispertan PP Karanganyar, Feriana Dwi Kurniawati, menjelaskan pengawasan intensif dilakukan guna mengantisipasi penyebaran penyakit seperti PMK dan LSD. Selain aspek kesehatan, pihaknya juga bekerja sama dengan jajaran terkait untuk memberikan pelatihan juru sembelih halal (Juleha) guna memastikan proses pemotongan sesuai syariat dan standar kebersihan.

“Kami sudah mengumpulkan seluruh petugas bidang peternakan untuk pengawasan lalu lintas perdagangan serta pemeriksaan teknis persiapan pemotongan hewan kurban,” ujar Feriana Dwi Kurniawati saat dikonfirmasi RRI, Selasa 12 Mei 2026.

Feriana menambahkan bahwa sosialisasi mengenai daging ASUH atau Aman, Sehat, Utuh, dan Halal juga akan menyasar ibu-ibu penggerak PKK di tingkat kecamatan dan desa. Langkah ini diambil agar pengelolaan daging kurban setelah penyembelihan tetap terjaga kualitasnya hingga sampai ke tangan masyarakat sebagai konsumen akhir.

“Petugas kami juga sudah dijadwalkan untuk memantau masjid-masjid saat hari penyembelihan, meski tidak bisa menjangkau seluruh titik karena keterbatasan personel,” ucapnya.

Sementara itu, Medik Veteriner Dispertan PP Karanganyar, Fathurrahman, memberikan imbauan teknis bagi masyarakat dalam memilih hewan kurban yang layak. Ia menyarankan konsumen untuk memilih hewan jantan yang aktif, responsif, tidak cacat, serta sudah memasuki usia dewasa yang ditandai dengan tanggalnya sepasang gigi depan atau poel.

“Disarankan memilih hewan yang gerakannya lincah, responsif, jantan, dan pastikan sudah poel sepasang sebagai tanda sudah cukup umur,” ujarnya.

Fathurrahman juga meminta pedagang untuk tetap waspada jika memasukkan hewan dari luar daerah dengan memastikan adanya surat keterangan kesehatan hewan. Sejauh ini, kondisi populasi ternak di Karanganyar terpantau stabil dan aman dari wabah penyakit menular yang membahayakan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....