Cegah Salah Pilih, Ini Syarat Hewan Kurban Layak Menurut Dispertan Karanganyar

  • 12 Mei 2026 19:00 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Mendekatai Hari Raya Idul Adha menjadi moment masyarakat untuk berburu hewan kurban. Namun, penting kiranya masyarakat juga memilih hewan yang layak untuk dijadikan kurban.

Dispertan PP Karanganyat memberikan tips sederhana agar masyarakat tidak salah pilih saat membeli hewan kurban. Medik Veteriner Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Dispertan PP) Karanganyar, Fathurrahman, menekankan pentingnya pemeriksaan fisik secara menyeluruh sebelum melakukan transaksi pembelian.

Fathurrahman menjelaskan ciri utama hewan kurban yang berkualitas adalah memiliki nafsu makan yang baik, gerakan yang lincah, serta responsif terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, konsumen disarankan untuk memilih hewan berjenis kelamin jantan yang tidak memiliki cacat fisik guna menjamin kelayakan hewan tersebut sebagai kurban.

“Disarankan memilih hewan kurban yang pertama sehat, berarti tidak cacat, makannya bagus, gerakannya lincah, dan responsif,” ujar Fathurrahman kepada RRI, Selasa 12 Mei 2026.

Terkait batasan usia, Fathurrahman memberikan cara praktis bagi masyarakat awam untuk mengenali hewan yang sudah dewasa melalui kondisi giginya. Hewan kurban yang layak harus sudah memasuki tahap poel sepasang, yakni kondisi di mana satu pasang gigi depan telah tanggal dan digantikan oleh gigi baru yang ukurannya lebih besar.

“Paling gampang dilihat dari giginya, disarankan ambil yang sudah poel sepasang. Posisinya beda dengan gigi di sebelahnya karena lebih besar,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap ancaman penyakit menular seperti PMK meski saat ini kasusnya terpantau sudah jauh berkurang. Konsumen sangat disarankan untuk menanyakan asal-usul ternak dan lebih mengutamakan hewan hasil peternakan lokal wilayah Karanganyar yang relatif lebih aman dan terpantau petugas.

“Tanyakan dari mana hewannya, tapi kalau cari lokalan sekitar Karanganyar itu jauh lebih baik dan lebih aman,” ujar Fathurrahman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....