HUT ke-3 Bolone Mase, Komitmen Kemanusiaan-Keselarasan Sevisi dengan KH Said Aqil
- 25 Mei 2026 19:21 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Relawan Bolone Mase Indonesia diwarnai dengan penegasan komitmen terhadap gerakan kemanusiaan, persatuan, dan kepedulian sosial. Langkah ini dinilai selaras dengan visi kebangsaan yang digaungkan oleh tokoh agama sekaligus Ulama Besar, KH Said Aqil Siradj.
Komitmen tersebut mengemuka saat Koordinator Nasional (Kornas) Bolone Mase Indonesia, Kuat Hermawan Santoso, melakukan silaturahmi dengan KH Said Aqil Siradj di Jakarta Selatan, Kamis 21 Mei 2026 lalu. Pertemuan dua tokoh ini mendiskusikan banyak hal mendasar terkait kondisi dan masa depan bangsa.
Saat berbincang dengan wartawan di Solo, Senin 25 Mei 2026, Kuat Hermawan Santoso menjelaskan bahwa kedekatan gerakan yang dipimpinnya dengan KH Said Aqil Siradj didasari oleh kesamaan visi dalam merawat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, wejangan dari mantan Ketua Umum PBNU tersebut menjadi pengarah bagi pergerakan mereka ke depan.
Kuat menegaskan bahwa saat ini bukan waktunya lagi untuk berbicara mengenai politik kekuasaan. Fokus utama Bolone Mase Indonesia kini dialihkan sepenuhnya untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat. Arahan, doa, dan wejangan dari Kiai Said menjadi kompas moral agar gerakan sosial ini tetap istiqomah, tulus, dan membawa kemaslahatan bagi umat tanpa tersekat oleh kepentingan politik.
"Saat ini bukan waktunya berbicara politik kekuasaan. Fokus Bolone Mase Indonesia adalah hadir di tengah kesulitan masyarakat. Arahan, doa, dan wejangan dari Kiai Said menjadi kompas moral bagi kami agar gerakan sosial ini tetap istiqomah, tulus, dan membawa maslahat bagi umat," ujar Kuat Hermawan.

Melalui komitmen tersebut, Bolone Mase Indonesia bertekad meluncurkan berbagai program kemanusiaan demi terwujudnya masyarakat yang lebih berdaya dan harmonis. Pilihan untuk kembali ke akar rumput dinilai sebagai langkah yang tepat di tengah jeda politik saat ini, sehingga para relawan dapat memberikan dampak nyata yang menyentuh kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.
Lebih lanjut, Kuat memaparkan bahwa saat ini para relawan di basis-basis daerah sedang gencar melakukan transformasi pergerakan. Gerakan yang semula bernuansa politik kini diubah menjadi gerakan sosial, ekonomi, dan kebudayaan.
"Aktivitas yang jarang muncul di permukaan ini disebabkan karena para relawan sedang fokus pada kerja-kerja kerakyatan dan membumikan program pemberdayaan ekonomi masyarakat," kata Kuat.
Di sektor ekonomi, gerakan ini telah menginisiasi pemberdayaan berbasis usaha angkringan hingga sektor peternakan, seperti pengelolaan kandang ayam berkapasitas 15.000 ekor di Kabupaten Wonogiri. Sementara di sektor pertanian, Bolone Mase sedang menjajaki rencana penanaman 1,5 juta pohon tanaman keras dan buah yang diselingi tanaman pangan jangka pendek seperti sorgum di wilayah Jawa Timur.
Tidak hanya itu, penguatan di bidang kebudayaan dan olahraga juga terus berjalan, termasuk kerja sama dengan pondok pesantren untuk kajian aksara Jawa serta penyelenggaraan kompetisi karate di Jepara.
Di sisi lain, Ulama Besar KH Said Aqil Siradj turut menyampaikan ucapan selamat hari lahir yang ketiga bagi Bolone Mase Indonesia. Beliau menaruh harapan besar agar gerakan sosial ini dapat terus memberikan dedikasi dan loyalitas yang maksimal demi kejayaan serta kemajuan negara. Kiai Said juga berpesan agar seluruh elemen masyarakat dapat menyingkirkan kepentingan pribadi dan selalu mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya.
"Saya mengucapkan hari lahir Bolone Mase Indonesia yang ketiga. Untuk Bapak Kuat Hermawan Santoso, semoga kita semua menjadi hamba-hamba Allah yang mempunyai dedikasi dan loyalitas yang maksimal demi kejayaan serta kemajuan negara kita tercinta. Mari kita singkirkan kepentingan-kepentingan pribadi, kita utamakan kepentingan bangsa," pesan KH Said Aqil Siradj. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....