Korban Laka Air Jembatan Mungkung Ditemukan Meninggal Dunia

  • 09 Mei 2026 10:58 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN – Operasi pencarian terhadap korban yang diduga melompat dari Jembatan Mungkung, Sragen, akhirnya membuahkan hasil pada Sabtu 9 Mei 2026 pagi. Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan meninggal dunia tidak jauh dari lokasi kejadian.

Peristiwa tragis ini bermula pada Jumat, 8 Mei 2026, sekitar pukul 20.30 WIB. Korban yang diketahui bernama Prahito Rochmad Alfian (31), warga Desa Jambanan, Kecamatan Sidoharjo, dilaporkan hilang setelah saksi mata mendengar suara benda jatuh dari arah Jembatan Tlobongan, Kelurahan Sine.

Di lokasi kejadian, petugas menemukan barang bukti berupa.satu unit sepeda motor milik korban dan satu unit ponsel. Pencarian sempat dilakukan hingga tengah malam namun dihentikan sementara pada pukul 23.55 WIB untuk evaluasi medan.

Memasuki hari kedua pencarian, Sabtu 9 Mei 2026, Tim SAR Gabungan memulai apel pagi pada pukul 07.00 WIB untuk pembagian Search and Rescue Unit (SRU). Pukul 08.04 WIB SRU air (12 personel) melakukan penyisiran sungai dengan teknik boyo.

Lantas pukul 08.05 WIB SRU darat (5 personel) menyisir tepian kanan dan kiri sungai. Dan akhirnya pukul 08.25 WIB Tim menerima informasi penemuan korban di titik koordinat 7°25'16"S 110°59'50.4"E. Pukul 08.30 WIB korban berhasil dievakuasi ke daratan, berjarak sekitar 200 meter dari lokasi awal kejadian.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sragen, Danang Hermawan, mengonfirmasi bahwa setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah sakit. "Pada pukul 08.40 WIB, korban segera dibawa menuju RSUD Sragen untuk penanganan medis dan identifikasi lebih lanjut," kata Danang kepada rri.co.id.

Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR (OPSAR) di Sungai Mungkung secara resmi dinyatakan ditutup. Seluruh unsur Tim SAR Gabungan yang terlibat telah dibubarkan dan kembali ke kesatuan atau Mako masing-masing.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar area jembatan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria dilaporkan hilang setelah diduga melompat ke aliran Sungai Mungkung, tepatnya di Kampung Klumutan, Kelurahan Sine, Kecamatan Sragen, pada Jumat 8 Mei 2026 malam. Hingga Sabtu 9 Mei 2026 pagi, puluhan relawan dan petugas gabungan masih berjibaku melakukan penyisiran di anak sungai Bengawan Solo tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun, survivor diketahui bernama Prahito Rochmad Alfian (31), warga Dukuh Grompolan, Desa Jambanan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen. Pria dengan tinggi badan sekitar 165 cm tersebut dilaporkan memiliki riwayat epilepsi dan disabilitas mental.

Ketua PSC 119 Sukowati Sragen, dr. Udayanti Proborini, mengonfirmasi adanya laporan kejadian laka air tersebut. Pihaknya menerima informasi dari Polsek Sragen Kota sekitar pukul 21.20 WIB dan langsung menerjunkan tim responder ke lokasi kejadian untuk melakukan asesmen awal.

"Setelah tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan pihak berwajib serta saksi-saksi, Operasi SAR Gabungan Laka Air resmi dibuka semalam," ujar dr. Udayanti dalam keterangannya resmi yang diterima rri.co.id Sabtu 9 Mei 2026 pagi. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....