NPC Indonesia Tawarkan Kerja Sama Training Center bagi Negara ASEAN
- 07 Mei 2026 22:49 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Kota Surakarta menerima kunjungan resmi dari enam Ketua National Paralympic Committee (NPC) negara-negara di kawasan Asia Tenggara pada Kamis, 7 Mei 2026. Delegasi yang hadir tersebut berasal dari Kamboja, Brunei Darussalam, Timor Leste, Myanmar, Filipina, dan Singapura.
Kedatangan para pimpinan organisasi olahraga disabilitas ini disambut langsung oleh Walikota Surakarta, Respati Ardi, bersama Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun, di Ndalem Purwohamijayan. Sebelum tiba di Solo, para delegasi telah meninjau langsung progres pembangunan Paralympic Training Center di Delingan, Karanganyar.
Walikota Surakarta, Respati Ardi, menyatakan kegembiraannya atas kunjungan ini dan berharap momentum tersebut memperkuat posisi Solo sebagai kota ramah disabilitas. Respati juga memanfaatkan kehadiran tamu mancanegara ini untuk mempromosikan potensi wisata kebugaran atau wellness tourism.
“Kami sambut di sini sekaligus promosi pariwisata di Solo yaitu terkait wellness tourism melalui layanan spa dan pijat tradisional,” ujar Respati.
Respati menambahkan kunjungan ini membangkitkan kembali memori kesuksesan ASEAN Para Games 2022 yang pernah digelar di Solo. Ke depan, Solo diharapkan terus konsisten menjadi pusat pelatihan yang mampu mencetak atlet-atlet para games berprestasi di tingkat internasional.
Sementara itu, Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun, menjelaskan kunjungan ini merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus diskusi persiapan menuju Asian Para Games di Jepang. NPC Indonesia menawarkan kerja sama bagi negara tetangga yang ingin melakukan pemusatan latihan bersama di Indonesia.
“Kita tawarkan kalau mereka mau training camp atau latihan bareng di sini ya oke, tidak masalah kita punya fasilitasnya,” ucapnya.
Senny menegaskan keberadaan pusat pelatihan bertaraf internasional di Delingan merupakan modal kuat untuk menyempurnakan kualitas olahraga disabilitas di kawasan ASEAN secara kolektif. Ia berharap hubungan baik ini dapat membuahkan kolaborasi teknis yang lebih dalam demi kemajuan prestasi atlet paralimpiade.
“Bagaimanapun juga olahraga ini kalau bisa kita sempurnakan bareng-bareng, itu tujuan utamanya,” ujar Senny.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....