Solo Raya Gandeng Investor Kelola Sampah Senilai Rp5,2 Triliun
- 27 Agt 2026 19:22 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Sejumlah pemerintah daerah di Solo Raya menandatangani kerja sama investasi pengelolaan sampah dengan PT Energy3 International (E3i), Inc. senilai sekitar Rp5,2 triliun dalam rangkaian Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2026 di Jakarta, Kamis 27 Agustus 2026.
Kerja sama tersebut melibatkan Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Karanganyar, Sragen, Wonogiri, dan Sukoharjo. Kolaborasi ini diharapkan menghadirkan pengelolaan sampah yang lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Penandatanganan kerja sama menjadi salah satu agenda dalam CJIBF 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah. Forum tersebut menjadi wadah promosi proyek investasi sekaligus mempertemukan pemerintah daerah dengan calon investor.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan setiap daerah memiliki potensi dan karakteristik yang berbeda dalam pengembangan investasi. Namun, seluruh daerah memiliki semangat yang sama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi.
"Masing-masing daerah punya potensi yang berbeda-beda, tetapi napasnya sama untuk mendongkrak investasi di daerah masing-masing," kata Ahmad Luthfi.
Selain mendorong investasi, kerja sama tersebut diharapkan memberikan solusi terhadap persoalan pengelolaan sampah di daerah. Pengembangan sistem pengelolaan sampah juga berpotensi membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
Ahmad Luthfi menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen menjaga iklim investasi agar tetap aman dan kondusif. Kondisi tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian bagi investor untuk menanamkan modal di Jawa Tengah.
"Saya menjamin iklim investasi di Jawa Tengah akan aman," katanya menambahkan.
Sementara itu, Deputi Bidang Perencanaan dan Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Ichsan Zulkarnaen, berharap CJIBF dapat menjadi sarana untuk mengangkat berbagai potensi investasi di Jawa Tengah.
Forum tersebut diharapkan menghasilkan gagasan dan kerja sama konkret yang memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.
"Harapannya, kegiatan ini dapat mendongkrak potensi investasi dan menjadi ruang untuk menghadirkan gagasan-gagasan yang konkret bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Ichsan.
Melalui CJIBF 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong penguatan proyek investasi yang berkelanjutan dan peningkatan daya saing daerah. Kerja sama pengelolaan sampah senilai Rp5,2 triliun tersebut menjadi salah satu peluang investasi yang melibatkan sejumlah daerah di Solo Raya. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....