Hadiri BI Goes to Community, Wawali Solo Apresiasi Kepedulian Kepada Disabilitas

  • 06 Mei 2026 22:26 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Wakil Wali Kota (Wawali) Solo, Astrid widayani menghadiri acara Bank Indonesia (BI) Goes to Community pada Rabu, 6 Mei 2026 di Gedung Bank Indonesia cabang Solo.

Dalam acara ini juga, Astrid Widayani memberikan apresiasi terhadap Bank Indonesia yang sudah memberikan kepedulian terhadap pemberdayaan penyandang disabilitas.

Mantan Rektor Universitas Surakarta (UNSA) ini juga mengatakan Pemerintah Kota Surakarta juga mengapresiasi Komite Disabilitas Daerah (KDD) Kota Surakarta yang selama ini menjadi wadah sekaligus jembatan aspirasi penyandang disabilitas.

"KDD telah berperan sebagai mediator dan fasilitator yang menghubungkan kebutuhan masyarakat disabilitas dengan kebijakan pemerintah, sehingga pembangunan di Kota Surakarta dapat berjalan lebih inklusif," kata Astrid Widayani.

Kolaborasi antara KDD dan Bank Indonesia Solo ini dianggap menjadi langkah konkret dalam meningkatkan literasi keuangan, khususnya terkait pembayaran digital, perlindungan konsumen, serta penguatan gerakan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.

Ditambahkan Astrid Widayani juga, dirinya menegaskan bahwa mengenalkan transaksi non-tunai serta edukasi perlindungan konsumen dalam transaksi digital sangat penting, khususnya bagi penyandang disabilitas.

"Layanan keuangan digital, jika dipahami dengan baik, dapat membantu menjamin keamanan keuangan masyarakat. Namun, literasi tetap menjadi kunci agar masyarakat tidak terjebak dalam risiko penipuan digital," katanya menambahkan.

Kegiatan ini diharapkan bukan hanya mengenalkan pembayaran nontunai, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap rupiah serta mendorong masyarakat mencintai produk dalam negeri dan karya anak bangsa.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman kaum disabilitas terkait keuangan digital, sehingga mampu memanfaatkan layanan keuangan secara aman, mandiri, dan produktif di era digital.

Dalam acara ini diketahui ada sekitar 150 peserta hadir yang terdiri dari penyandang disabilitas serta orang tua anak berkebutuhan khusus. (JK/MI)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....