Peternak Rakyat Minta Program Makan Bergizi Gratis Serap Telur
- 02 Mei 2026 22:31 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Harapan besar para peternak untuk menyerap hasil produksi melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kini dinilai belum terealisasi secara maksimal. Penyerapan telur melalui program strategis tersebut justru dilaporkan mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Kondisi tersebut menjadi sorotan dalam Rembug Nasional Peternak Rakyat Indonesia yang berlangsung di Orient Restaurant, Sabtu 2 Mei 2026. Para peternak merasa program pemerintah pusat ini belum menjadi solusi nyata bagi kelebihan pasokan telur nasional.
"Penggunaan telur untuk MBG baru sekitar satu persen, kami berharap pemerintah kembali meningkatkan penyerapan ini," kata Ketua Presidium Pinsar Petelur Nasional (PPN), Yudianto Yosgiarso.
| Baca juga: Lebih Fokus Lagi: MBG Bagi Anak Kurang Gizi |
Yudianto menyayangkan munculnya isu kebosanan siswa dalam mengonsumsi telur sebagai alasan pengurangan serapan di beberapa titik distribusi program MBG. Ia menegaskan bahwa telur adalah sumber protein paling terjangkau yang seharusnya menjadi menu utama untuk pemenuhan gizi nasional.
Sementara itu, pengurus PPN, Suwardi, mengusulkan agar pemerintah menetapkan regulasi khusus mengenai menu telur dalam operasional program makan gratis tersebut. Hal ini penting untuk memastikan keberlangsungan pasar bagi peternak rakyat mandiri di seluruh pelosok negeri.
"Wajibkan penggunaan telur minimal dua kali dalam sepekan pada setiap dapur pengelola program MBG," ucap Suwardi.
Pihaknya berharap aspirasi ini dapat didengar untuk dievaluasi dalam juknis pelaksanaan program di daerah. Dukungan kebijakan ini dinilai mampu menyelematkan ekonomi peternak dari keterpurukan harga yang sangat rendah. (Reza/MI)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....