Waspada Penipuan Lowongan Kerja Puskesmas di TikTok
- 26 Apr 2026 18:12 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran informasi palsu mengenai lowongan kerja massal di Puskesmas seluruh Indonesia. Sebuah akun TikTok dengan nama “loker.resmi.puskesmas77” mengunggah narasi yang menjanjikan posisi bagi perawat, bidan, hingga tenaga administrasi.
Unggahan tersebut terpantau telah mendapatkan perhatian luas dari netizen sejak pertama kali dipublikasikan pada pertengahan April 2026. Hingga saat ini, konten tersebut telah disukai oleh ratusan orang dan dibagikan ulang hampir seribu kali oleh pengguna media sosial.
Dikutip dari laman TurnBackHoax.id, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo melalui telah melakukan penelusuran mendalam untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut. Hasil pencarian melalui mesin pencari Google menunjukkan bahwa tidak ada informasi resmi yang mendukung adanya pembukaan lowongan kerja serentak tersebut.
Modus operandi yang digunakan pelaku adalah mengarahkan calon pelamar untuk mengeklik tautan pendaftaran yang tertera pada bio akun. Setelah diklik, tautan tersebut membawa pengguna ke sebuah laman tidak resmi yang meminta pengisian data pribadi secara mendetail.
| Baca juga: Hoaks Lowongan Kerja BSI 2026 di TikTok |
Data-data sensitif yang diminta meliputi nama lengkap, asal provinsi, usia, jenis kelamin, hingga nomor kontak aplikasi Telegram. Pengambilan data pribadi melalui situs tidak resmi seperti ini sangat rawan disalahgunakan untuk tindak kriminal digital atau penipuan lebih lanjut.
Berdasarkan prosedur yang berlaku, pendaftaran lowongan kerja di Puskesmas biasanya dikelola langsung oleh Dinas Kesehatan masing-masing daerah. Informasi resmi selalu disampaikan melalui kanal komunikasi pemerintah, seperti email resmi atau situs web resmi dinas kesehatan terkait.
Pihak berwenang mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada akun media sosial yang menggunakan nama instansi pemerintah secara tidak sah. Pastikan untuk selalu melakukan verifikasi ulang terhadap setiap tawaran pekerjaan yang meminta data pribadi melalui platform pihak ketiga.
Unggahan dari akun TikTok tersebut dinyatakan sebagai konten tiruan yang bertujuan menyesatkan publik. Harap berhati-hati dan laporkan konten serupa jika menemukannya di lini masa media sosial guna mencegah jatuhnya korban.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....