Perayaan Dua Dekade Tari Global tanpa Batas

  • 25 Apr 2026 20:19 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Perayaan Hari Tari Dunia melalui agenda “24 Jam Menari” yang digelar Institut Seni Indonesia Surakarta memasuki tahun ke-20 pada Senin 1 Januari 2026. Momentum ini menegaskan posisi Surakarta sebagai simpul penting pertemuan budaya tari berskala nasional hingga internasional.

Mengusung tema “Tanpa Batas: Menembus Medan Budaya”, perhelatan ini menghadirkan lebih dari 100 kelompok seni dari 24 kota di dalam dan luar negeri. Kegiatan tidak hanya berupa pertunjukan selama 24 jam, tetapi juga mencakup forum akademik, bazar industri kreatif, hingga orasi budaya.

Helatan ini membuka ruang dialog lintas budaya bagi penari, koreografer, dan akademisi. Selain menjadi ajang perayaan, kegiatan ini juga memperkuat fungsi tari sebagai medium refleksi sosial dan antropologis yang melampaui batas geografis.

Salah satu daya tarik utama adalah sembilan penari yang tampil tanpa henti selama 24 jam. Mereka berasal dari berbagai daerah seperti Papua, Madura, hingga Amerika, menampilkan ragam karya yang mencerminkan kekayaan budaya sekaligus dinamika tari kontemporer.

Kurasi acara turut melibatkan Prof. Matthew Isaac Cohen, Ph.D, sementara orasi budaya akan disampaikan oleh Prof. Sardono W Kusumo. Keterlibatan berbagai pihak ini menjaga kualitas sekaligus memperluas perspektif dalam setiap sajian.

Selama dua dekade, “24 Jam Menari” tidak hanya menjadi panggung pertunjukan, tetapi juga ruang edukasi dan apresiasi. Interaksi antara seniman dan masyarakat menciptakan atmosfer kreatif yang memperkuat jejaring budaya dan memperkaya wawasan publik terhadap seni pertunjukan. (Ril/Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....