Wisatawan Kecele, Puncak Garebeg Mulud Keraton Solo Digelar Rabu
- 25 Agt 2026 16:27 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Sejumlah wisatawan dari Solo Raya hingga luar daerah kecele setelah datang ke Masjid Agung Surakarta untuk menyaksikan puncak tradisi Sekaten pada Selasa, 25 Agustus 2026. Puncak perayaan Sekaten berupa Hajad Dalem Pareden Garebeg Mulud Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dijadwalkan berlangsung Rabu, 26 Agustus 2026.
Pantauan RRI, sejumlah wisatawan tetap memadati kawasan Masjid Agung Solo pada libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW. Mereka datang dari berbagai daerah, mulai Yogyakarta, Ponorogo, Semarang, hingga Mojokerto.
Salah seorang pengunjung, Pardi Wardoyo, 66 tahun, warga Sukoharjo, mengaku sengaja mengajak cucunya memanfaatkan libur Maulid Nabi Muhammad SAW untuk melihat tradisi Sekaten. Ia berharap dapat menyaksikan gamelan Sekaten sekaligus gunungan Garebeg Mulud.
"Semuanya menarik, ke sini main-main, sama mau lihat gunungan tetapi katanya besok. Sebenarnya Maulid Nabi Muhammad SAW hari ini, entah kenapa jadi besok puncak Sekatennya," ujar Pardi, Selasa, 25 Agustus 2026.
Pardi mengaku bertemu sejumlah wisatawan lain yang juga kecele setelah datang ke Masjid Agung Solo. Sebagian wisatawan tersebut berasal dari Yogyakarta, Ponorogo, dan Klaten.
Meski demikian, Pardi dan cucunya tetap menghabiskan waktu di kawasan Masjid Agung Solo sebelum kembali ke Sukoharjo. Namun, ia mengaku tidak dapat kembali untuk menyaksikan Garebeg Mulud karena harus mengasuh cucunya.
"Kalau saya rumahnya dekat. Tapi besok tidak ke sini lagi karena harus momong. Anaknya sudah pada masuk kerja," katanya.
Hal serupa dialami Arni, 57 tahun, warga Solo. Ia datang ke Masjid Agung bersama enam anggota keluarganya, termasuk salah seorang kerabat dari Mojokerto yang ingin menyaksikan gamelan Sekaten dan Garebeg Mulud.
"Seharusnya melihat mau dua-duanya, tapi ternyata Garebegnya besok. Tidak apa-apa, yang penting melihat gamelan," ujar Arni.
Arni mengatakan keluarganya akhirnya mengurungkan niat menyaksikan puncak Garebeg Mulud karena kerabatnya dari Mojokerto telah dijadwalkan pulang. Meski pernah menyaksikan Sekaten sebelumnya, ia menilai suasana Sekaten tahun ini tidak seramai perayaan pada tahun-tahun sebelumnya.
Sesuai jadwal yang dibagikan Masjid Agung Surakarta, Hajad Dalem Pareden Garebeg Mulud Tahun Be 1960 akan digelar pada Rabu, 26 Agustus 2026, mulai pukul 10.00 WIB.
Sementara itu, rangkaian Sekaten berupa penabuhan gamelan di Pagongan Masjid Agung Solo telah berlangsung sejak 19 hingga 25 Agustus 2026. Puncak Garebeg Mulud menjadi bagian akhir dari rangkaian tradisi untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. (Ryan Assyidiqi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....