Solo Tak Masuk 10 Besar Kota Toleran, Pemkot Perkuat Tiga Pilar

  • 25 Apr 2026 18:31 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Kota Solo selama dua tahun berturut-turut tidak masuk 10 besar kota toleran versi SETARA Institute. Hal itu diketahui dari rilis Indeks Kota Toleran (IKT) 2025 yang dikeluarkan lembaga tersebut.

Menanggapi hal ini, Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, mengatakan pemerintah tetap berkomitmen menjaga toleransi antarumat beragama di Kota Solo.

“Hal ini tetap menjadi perhatian dan komitmen utama kami agar Kota Solo tetap terjaga toleransinya antarumat beragama,” kata Astrid, Jumat, 24 April 2026.

Ia menegaskan, Pemkot akan memperkuat tiga pilar utama dalam menjaga toleransi. Pilar tersebut meliputi komitmen pimpinan daerah, kolaborasi lintas agama dan komunitas, serta partisipasi aktif masyarakat.

Menurutnya, penguatan lintas komunitas menjadi penting mengingat keberagaman di Kota Solo cukup tinggi. Kolaborasi antar elemen masyarakat dinilai mampu menciptakan ruang dialog yang inklusif.

“Dari sisi lintas agama dan lintas komunitas dengan semua keberagamannya, perlu kolaborasi bersama,” ujarnya.

Selain itu, kesadaran masyarakat juga menjadi faktor kunci dalam menjaga harmoni sosial. Pemerintah mendorong masyarakat untuk terus menjunjung nilai saling menghargai dan menghormati.

“Kami ingin ada kesadaran masyarakat untuk menjaga inklusivitas, saling menghargai dan menghormati,” ucapnya.

Astrid berharap, dengan penguatan tiga pilar tersebut, Kota Solo dapat terus menjaga kerukunan dan meningkatkan capaian dalam indeks kota toleran ke depan. (Reza/MI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....