Waspada Angin Kencang Warnai Masa Pancaroba Wonogiri

  • 17 Apr 2026 04:27 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Peralihan musim di wilayah Wonogiri mulai menunjukkan tanda-tanda perubahan cuaca yang perlu diwaspadai masyarakat, terutama potensi angin kencang yang kerap muncul di masa pancaroba.

Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, menyebutkan bahwa tren curah hujan mulai mengalami penurunan sejak April dan wilayah Wonogiri diprediksi segera memasuki musim kemarau pada akhir bulan.

“Prediksinya, curah hujan mulai turun di April. Akhir April sudah masuk kemarau,” ujarnya, Kamis 16 April 2026.

Meski demikian, fase peralihan atau pancaroba justru menjadi periode yang rawan terhadap kejadian cuaca ekstrem, khususnya angin kencang yang datang secara tiba-tiba di tengah kondisi atmosfer yang tidak stabil.

“Ada dinamika atmosfer. Hujan masih ada, tapi yang perlu diwaspadai angin kencang,” katanya.

Fenomena angin kencang di Wonogiri bukan hal baru. Setiap tahun, kejadian pohon tumbang hingga kerusakan ringan pada permukiman warga kerap terjadi. Kondisi ini dinilai bukan semata karena kekuatan angin, tetapi juga minimnya langkah antisipasi.

Untuk itu, masyarakat diimbau melakukan upaya pencegahan sederhana, seperti memangkas dahan pohon yang terlalu rimbun dan berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.

“Pohon yang bebannya sudah berat sebaiknya dipangkas,” ucapnya.

Selain itu, memasuki musim kemarau, BPBD Wonogiri juga mengingatkan adanya potensi kebakaran hutan dan lahan yang perlu diantisipasi sejak dini. Aktivitas seperti membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan dapat memicu kebakaran yang lebih besar.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, mengingat risiko bencana tidak hanya dipengaruhi faktor alam, tetapi juga perilaku manusia dalam menghadapi perubahan musim. (Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....