Peneliti UNS Surakarta Paparkan Inovasi Pangan Berkelanjutan di India

  • 07 Apr 2026 13:01 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Ketahanan pangan menjadi tantangan global, terutama di negara dengan populasi besar seperti India. Dua peneliti Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Dr. Dimas Rahadian Aji Muhammad dan Dr. M. Zukhrufuz Zaman, mengikuti seminar internasional untuk mempresentasikan penelitian terkait pangan berkelanjutan yang relevan bagi masyarakat.

Seminar digelar di Sharda University, Uttar Pradesh, India. Acara membahas penelitian terbaru tentang bahan pangan, nutrisi, dan keberlanjutan. Kedua peneliti juga memberikan kuliah tamu kepada mahasiswa dan staf akademik universitas setempat.

“Pemanfaatan bahan lokal dalam inovasi pangan dapat meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Penelitian ini juga mendukung pencapaian SDG 2 dan SDG 3, serta membantu menurunkan risiko penyakit seperti obesitas dan diabetes,” ujar Dr. Dimas. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan pers yang diterima RRI, pada Senin, 7 April 2026.

Dr. Zukhrufuz menambahkan, keamanan pangan menjadi hal penting agar masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang sehat dan aman. Temuan ini berpotensi meningkatkan keselamatan dan kesehatan masyarakat luas.

Dua peneliti Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Dr. Dimas Rahadian Aji Muhammad dan Dr. M. Zukhrufuz Zaman, memberikan kuliah tamu di Sharda University, Uttar Pradesh, India. (Foto: dok. UNS)

Kegiatan ini juga terkait dengan kerja sama internasional antara UNS dan Sharda University, diperkuat melalui skema International Research Network dari LPDP. Kolaborasi ini membuka peluang penelitian bersama yang bermanfaat bagi masyarakat di kedua negara.

Hasil penelitian menyoroti kontribusi terhadap Sustainable Development Goals, khususnya SDG 2 (Zero Hunger) dan SDG 3 (Good Health and Well-being). Fokus penelitian meliputi formulasi pangan fungsional, studi bioaktif pangan, dan pola konsumsi yang dapat mendukung kesehatan dan gizi masyarakat sehari-hari.

Kehadiran peneliti UNS di forum internasional menunjukkan keterlibatan akademisi Indonesia dalam isu global terkait pangan. Temuan mereka menawarkan solusi nyata bagi tantangan pangan dan kesehatan masyarakat di berbagai negara, termasuk peningkatan ketahanan pangan lokal dan penguatan gizi masyarakat. (DR)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....