Harga Plastik di Solo Meroket, Pedagang Kurangi Stok
- 03 Apr 2026 11:28 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Harga berbagai jenis plastik mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan ini diduga dipicu dampak konflik di Timur Tengah yang berpengaruh pada bahan baku industri plastik.
Salah satu karyawan toko plastik di wilayah Solo, Erwin mengatakan kenaikan harga terjadi cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Ia menyebut kenaikan plastik mencapai 40 hingga 70 persen.
Menurutnya, kenaikan harga mulai terjadi sekitar satu minggu menjelang Ramadan. Dampaknya tidak hanya dirasakan pada plastik, tetapi juga merembet ke berbagai produk lain seperti sedotan, hingga kemasan makanan.
| Baca juga: Plastik Ramah Lingkungan dari DNA Salmon |
Erwin mencontohkan salah satu produk yang mengalami lonjakan cukup tinggi adalah cup gelas plastik. Harga yang sebelumnya sekitar Rp15 ribu per slop kini naik menjadi Rp23 ribu.
“Untuk plastik itu naiknya 40 sampai 70 persen. Kap gelas jumbo itu kemarin naik sampai 100 persen, dari Rp15 ribu jadi Rp23 ribu,” katanya kepada rri.co.id, Jumat 3 April 2026.
Kenaikan harga juga berdampak pada perilaku pedagang. Mereka kini cenderung mengurangi stok barang untuk menghindari risiko kerugian jika harga kembali turun.
“Enggak berani nyetok banyak, soale takut nanti kalau harga turun kita harga di atas enggak bisa jual,” ucapnya.
Selain itu, daya beli masyarakat juga mulai terpengaruh. Pembeli yang biasanya membeli dalam jumlah besar kini cenderung mengurangi pembelian atau membeli secara eceran. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....