Bulog Surakarta Terus Gencarkan Penyerapan Gabah Beras saat Puncak Musim Panen 1

  • 30 Mar 2026 14:29 WIB
  •  Surakarta

RRI. CO. ID, Surakarta - Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta gencarkan pembelian Gabah dan Beras saat puncak musim panen ini di seluruh wilayah Solo Raya, ini bentuk reaksi cepat atas penugasan yg diberikan kepada Bulog Surakarta.

Pada tahun 2026 ini Bulog Surakarta mendapatkan target serapan sejumlah 93.750 ton setara beras untuk Solo Raya meliputi Surakarta, Klaten, Boyolali, Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri dan Sragen.

Sedangkan pada bulan Maret 2026 ini total penyerapan Bulog Surakarta mencapai 29.523 ton atau

31,5% dari target yang diberikan.

Pemimpin Kantor Cabang Surakarta Nanang Harianto menyampaikan Bulog Surakarta sudah melakukan penyerapan mulai pertengahan Januari karena sudah terdapat beberapa spot panen di beberapa Wilayah Solo Raya dan panen musim pertama mulai masif pada awal februari trend ini akan terus meningkat karena hampir seluruh wilayah sudah terjadi panen yang merata.

"Kami melakukan penyerapan langsung ke Petani, Gabungan Kelompok Tani dan bekerja sama dengan Penggilingan-pengilingan setempat dengan harga yg sudah ditetapkan pemerintah 6.500/kg untuk Gabah Kering Panen," ujar Nanang, Senin 30 Maret 2026.

Menurut dia, harga ini merupakan harga terbaik saat ini karena dapat mencukupi biaya operasional yang sudah dikeluarkan oleh petani. Bahkan dengan hadirnya Bulog, harga tersebut menjadi patokan minimum sehingga petani bisa mendapatkan harga jual yang lebih baik lagi.

"Pencapaian penyerapan ini tentu hasil kerja sama yang baik antara Bulog bersama Pemda, Babinsa dan Satuan Kerja PPL," kata dia.

Nanang juga menjelaskan, jika stok yang dikuasi Bulog Surakarta saat ini 76.000 ton setara beras dengan tempat penyimpanan 9 gudang induk Bulog dan 10 gudang sewa.

Hal itu juga seiring dengan penyerapan yang masih berjalan stok ini akan terus bertambah, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dengan kondisi saat ini karena stok di Solo Raya lebih dari cukup.

"Pemerintah juga memberikan kepercayaan kepada Bulog selain menjaga harga jual di petani tetapi juga menjaga harga beras di tingkat Konsumen melalui beras SPHP dengan target penyaluran tahun 2026 sejumlah 19.663 ton dan Bantuan Pangan Februari Maret dengan jumlah 17.472 ton," pungkas Nanang Harianto. (Edwi)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....