Kampung Batik Kauman Ramai, tapi Daya Beli Wisatawan Turun

  • 28 Mar 2026 10:43 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Kunjungan wisatawan ke Kampung Batik Kauman selama libur Lebaran 2026 terpantau cukup ramai. Namun, peningkatan jumlah pengunjung tidak diikuti dengan daya beli masyarakat.

Ketua Paguyuban Kampung Wisata Batik Kauman, Gunawan Setiawan, mengatakan secara umum kunjungan wisatawan tetap tinggi. Meski demikian, pola kunjungan lebih didominasi wisata jalan-jalan dibanding berbelanja.

“Secara umum tamunya banyak, tapi daya beli berkurang,” katanya saat dihubungi rri.co.id, Selasa, 24 Maret 2026.

Ia menjelaskan lonjakan pembeli terjadi pada H+1 Lebaran. Setelah itu, jumlah pembelian mulai menurun kembali.

Gunawan menyebut penurunan daya beli cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan, rata-rata penjualan turun hingga hampir 50 persen.

“Kalau penjualan bisa turun sampai 50 persen dibanding Lebaran tahun lalu,” ucapnya.

Menurutnya, wisatawan yang datang kini lebih tertarik menikmati suasana kawasan. Banyak pengunjung datang untuk berjalan-jalan, berfoto, dan bersantai.

Ia menambahkan, Kampung Batik Kauman kini juga banyak dikunjungi wisatawan dari luar daerah bahkan mancanegara. Hal ini menunjukkan daya tarik kawasan tetap tinggi sebagai destinasi wisata budaya.

Namun demikian, Gunawan menilai ada sejumlah faktor yang memengaruhi penurunan transaksi. Salah satunya adalah durasi libur Lebaran yang relatif singkat.

“Liburannya pendek, jadi waktu wisata juga terbatas. Itu cukup berpengaruh,” katanya.

Selain itu, kondisi daya beli masyarakat secara umum juga mengalami penurunan. Kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Kauman, tetapi juga dirasakan pelaku usaha di kawasan lain.

Meski demikian, pelaku usaha tetap optimistis Kampung Batik Kauman akan terus menjadi tujuan wisata. Berbagai upaya evaluasi dan strategi ke depan akan dilakukan untuk meningkatkan transaksi. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....