Solo Siapkan Sederet Event Budaya Sambut Wisatawan Libur Lebaran 2026

  • 19 Mar 2026 19:28 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Pemerintah Kota Surakarta melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata telah menyiapkan rangkaian acara menarik untuk menyambut kunjungan wisatawan selama masa libur Idulfitri 1447 Hijriah.

Berbagai kegiatan seni dan budaya akan digelar di sejumlah titik strategis guna memecah konsentrasi massa dan memberikan pengalaman berkesan bagi para pemudik. Salah satu agenda utama yang dinantikan adalah kegiatan "Bakdan neng Solo" yang akan berlangsung di halaman Balai Kota Surakarta pada Senin malam mendatang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, Maretha Dinar Cahyono, mengatakan, selain di pusat kota, kawasan Taman Balekambang juga akan menjadi pusat keramaian melalui agenda "Bakdan neng Balekambang" yang dijadwalkan mulai Sabtu, 21 Maret 2026 hingga Rabu, 25 Maret 2026. Wisatawan juga dapat menikmati pertunjukan kolosal Sendratari Ramayana pada Minggu, 22 Maret 2026, serta menyaksikan tradisi Grebeg Poso di Masjid Agung Surakarta. Rangkaian acara ini dirancang untuk menonjolkan kekayaan budaya lokal sekaligus memperkuat identitas Solo sebagai kota pertunjukan yang luwes bagi semua kalangan.

"Ada Bakdan neng Solo di Balai Kota, kemudian Bakdan neng Balekambang tanggal 21 sampai 25, dan ada Sendratari Ramayana tanggal 22 Maret," ujar Maretha, saat dihubungi rri.co.id, Kamis, 19 Maret 2026.

Kemeriahan libur Lebaran di Solo juga menyentuh kawasan Mangkunegaran dengan digelarnya Kirab Obor dan Wilujengan Ageng di Pendopo Mangkunegaran. Bagi pencinta belanja dan suasana malam, Night Market Ngarsopuro tetap hadir setiap Jumat dan Sabtu malam, sementara Solo Safari akan menggelar "Safari Raya Festival" mulai Jumat, 20 Maret 2026 hingga Minggu, 29 Maret 2026. Tidak ketinggalan, pertunjukan Wayang Orang Sriwedari dan Ketoprak juga akan kembali beroperasi mulai Senin pekan depan setelah libur singkat pada hari raya.

Pada akhir pekan setelah Lebaran, tepatnya Sabtu, 28 Maret 2026, masyarakat akan disuguhi Kirab Joko Tingkir dan Kirab Gunungan Ketupat yang menjadi bagian dari tradisi Grebeg Sawah. Maretha menambahkan bahwa meski libur Lebaran tahun ini memiliki pola yang berbeda dibanding tahun lalu, pihaknya optimis antusiasme masyarakat tetap tinggi. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh destinasi siap melayani pengunjung dengan standar pelayanan yang prima serta menjaga kondusivitas selama lonjakan kunjungan terjadi.

Terkait target kunjungan, Dinas Pariwisata berupaya menarik wisatawan sebanyak mungkin, meski belum menetapkan angka pasti karena adanya pergeseran pola libur nasional yang lebih panjang di hari-hari menjelang Lebaran. Destinasi favorit seperti Masjid Raya Sheikh Zayed, Solo Safari, Pura Mangkunegaran, hingga kawasan Balekambang diprediksi akan menjadi titik kumpul utama wisatawan. Selain objek wisata, kawasan kuliner di sepanjang Jalan Slamet Riyadi diperkirakan akan mulai dipadati pengunjung pada hari kedua Lebaran untuk berburu makanan khas Solo.

"Kami belum memasukkan target angka pasti karena pola libur Lebaran tahun ini lebih panjang di depan dibanding tahun lalu. Destinasi favorit seperti Masjid Zayed, Mangkunegaran, dan Solo Safari masih menjadi sasaran utama wisatawan," kata Maretha menambahkan penjelasannya. (Dania)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....