Kawal Arus Mudik 2026, Komisi V DPR RI Tekankan Percepatan Perbaikan Jalan
- 17 Mar 2026 22:18 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Anggota Komisi V DPR RI, Sriyanto Saputro, menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur dan aspek keselamatan transportasi menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Sebagai wilayah titik tengah pergerakan pemudik, Jawa Tengah diprediksi akan menjadi area paling krusial bagi sekitar 143 juta pergerakan orang dari arah Jakarta.
Sriyanto menyatakan telah berkoordinasi intensif dengan Kementerian PU, Kementerian Perhubungan, dan BMKG. Pihaknya meminta agar perbaikan jalan rusak atau "jalan bolong" segera diselesaikan agar tidak menghambat arus lalu lintas.
“Kami meminta pembangunan jalan non-tol untuk segera dihentikan sementara agar tidak mengganggu arus mudik. Selain itu, Tol Fungsional Bawen menuju Jogja hingga daerah Tanomartani sudah bisa dilalui untuk membantu mengurangi kemacetan,” ujar Sriyanto Saputro saat ditemui awak media di Karanganyar, Selasa 17 Maret 2026.
Terkait keselamatan transportasi, Sriyanto mewanti-wanti Kementerian Perhubungan untuk memperketat pelaksanaan ram check atau inspeksi keselamatan terhadap angkutan Lebaran. Ia menegaskan tidak boleh ada armada yang tidak layak jalan dipaksakan beroperasi demi mengejar setoran.
“Ram check harus benar-benar dilakukan. Yang tidak layak tidak boleh dijalankan. Jangan sampai armada dipaksakan karena sangat berbahaya. Begitu juga aturan bagi pengemudi harus lebih tegas, jangan ada lagi pengemudi pengganti yang belum berpengalaman atau terlalu muda seperti kasus di Tol Krapyak beberapa waktu lalu,” katanya.
Di sisi lain, politisi Partai Gerindra ini juga memaparkan kontribusi pembangunan yang telah ia gelontorkan untuk Kabupaten Karanganyar melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2025. Beberapa di antaranya meliputi pengaspalan dan pelebaran jalan jalur Matesih hingga Ngadiluwe, serta jalur Sanggrahan-Delingan hingga area Bumi Perkemahan.
“Keberadaan saya di Komisi V harus bermanfaat untuk warga Karanganyar. Selain jalan, ada juga program Pamsimas dan Sanimas untuk masyarakat desa. Kami selalu berkomunikasi dengan Pak Bupati. Meskipun beda partai, ketika sudah terpilih, saya milik warga Karanganyar dan wajib berkontribusi memajukan daerah ini,” ujarnya.
Mengenai ketahanan energi dan pangan, Sriyanto meminta masyarakat untuk tidak panik. Ia memastikan pasokan BBM dan bahan pokok aman terkendali meskipun terdapat dinamika geopolitik global. Pemerintah telah menjamin ketersediaan stok hingga 21 hari ke depan dan distribusi berjalan lancar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....