Respati Pastikan Pemkot Selalu Buka Ruang Laporan SPPG, Menjaga Zero Accident
- 12 Mar 2026 00:53 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Belakangan tersebar informasi adanya dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Solo Raya menyalahi petunjuk teknis (Juknis), Wali Kota Respati Ardi pastikan untuk Solo masih aman.
Ditemui di Balai Kota pada Senin, 9 Maret 2026, Respati Ardi hanya memastikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) terus membuka laporan terkait menu-menu dari dapur SPPG yang dianggap tidak sesuai untuk menjaga zero accident. Dirinya juga menjelaskan bahwa di Kota Solo sudah ada 53 dapur SPPG yang berjalan dan akan bertambah 10 lagi.
"Sejauh ini sebagai satgas ya baik-baik saja dan sudah running 53 dan akan running lagi 10. Untuk SLHS memang kami agak kencang supaya kami tetap berkomitmen kepada Solo Zero Accident MBG. Laporan lebih banyak mungkin menu yang kurang baik," kata Respati Ardi.
Selain Pemerintah Kota yang selalu memberikan pengawasan, mantan Ketua HIPMI Solo ini juga mengajak masyarakat bisa ikut dalam mengawasi keberlanjutan dapur-dapur SPPG yang dianggap tidak layak atau tidak sesuai untuk menu makanan.
"Kami ingin mengajak warga masyarakat untuk saling memberikan informasi kepada kami Satgas, apabila ada SPPG yang tidak memberikan standar dengan baik, makanan yang tidak layak dan lain-lain," katanya menambahkan.
Respati juga menjelaskan bahwa laporan terkait menu dari dapur SPPG sudah banyak diterima melalui TP PKK, masyarakat secara langsung, hingga orang tua murid.
Terkait jumlah dapur SPPG di Solo, Pemerintah Kota sudah mengirimkan surat kepada Badan Gizi Nasional (BGN) bahwa angka ideal jumlah dapur SPPG hanya 80an. Jumlah itu sudah dihitung dengan penerima manfaat untuk ibu hamil, menyusui hingga balita.
Tidak hanya mengirimkan jumlah ideal dapur SPPG di Solo, Respati juga berharap Pemerintah Daerah bisa diberikan kewenangan lebih oleh BGN dalam mengatur kehadiran dapur SPPG. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....