Antisipasi Uang Palsu, Respati Minta Warga Ikuti Arahan Bank Indonesia

  • 05 Mar 2026 03:49 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Dalam mengantisipasi peredaran uang palsu bagi warga yang ingin menukarkan untuk Tunjangan Hari Raya (THR), Wali Kota Solo, Respati Ardi meminta warga bisa mengikuti arahan yang diberikan Bank Indonesia (BI).

Hal itu dikatakan Respati Ardi saat ditemui di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo pada Rabu, 4 Maret 2026. Respati menjelaskan bahwa Bank Indonesia akan memberikan pemahaman untuk warga bisa membedakan uang asli dan palsu.

"Bank Indonesia ada edukasi ke masyarakat untuk terkait pembedaan uang palsu dan uang asli yang beredar. Hati-hati jangan sampai tertipu," kata Respati Ardi.

Lebih lanjut, Wali Kota Solo juga mengajak seluruh warga bisa saling memberitahu agar tidak tertipu dengan adanya uang palsu yang beredar untuk ditukarkan.

"Mari kita bersama-sama untuk mengedukasi warga kita mengenali uang asli dan uang palsu ya, nanti dari Bank Indonesia yang akan menyampaikan terkait cara membedakannya," katanya menambahkan.

Sementara itu dalam surat yang dirilis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, pihaknya akan bekerja sama dengan perbankan lain untuk membuka sebanyak 60 lokasi penukaran uang bagi masyarakat yang berada di Solo Raya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat, juga menjelaskan pihaknya akan menyiapkan uang layak edar senilai total Rp4,59 triliun pada masa Ramadan hingga Lebaran 2026. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....