Amankan Solo, Personel Gabungan Diterjunkan Kawal Libur Panjang

  • 02 Mar 2026 16:31 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Sebanyak 1.000an personel gabungan siap diterjunkan oleh Polresta Surakarta untuk mengamankan wilayah Kota Solo selama masa libur panjang Lebaran, Nyepi, dan Paskah 2026. Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, menegaskan bahwa pengerahan kekuatan besar ini bertujuan untuk menjamin kondusivitas keamanan serta kelancaran arus lalu lintas di berbagai titik strategis.

Operasi pengamanan yang dikemas dalam Operasi Ketupat Candi 2026 ini akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 26 Maret 2026. Sejumlah pos disiapkan mulai dari Pos Terpadu di Terminal Tirtonadi, Pos Pengamanan di kawasan Juruk dan Waroka, hingga Pos Pantau di Banyuanyar dan Makuto guna melayani pemudik serta wisatawan.

“Untuk keterlibatan personel nanti hampir 1.000 yang kita siapkan untuk di Kota Surakarta ini pengamanannya. Untuk pos kita buat ada di Benteng Vastenburg, Tirtonadi, Waroka, hingga Juruk. Untuk pos pantaunya ada di Banyuanyar dan Makuto,” ujar Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo kepada wartawan usai Rakor Linsek, Senin, 2 Maret 2026.

Selain menjaga jalur utama, ribuan personel tersebut juga difokuskan pada pengamanan rumah kosong yang ditinggal pemudik. Kapolresta mewajibkan warga untuk melapor ke Ketua RT setempat agar koordinasi patroli antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Linmas dapat berjalan efektif dan tepat sasaran berdasarkan data yang ada.

“Yang akan meninggalkan rumah harus lapor ke Ketua RT, sehingga aparat tahu rumah mana yang kosong. Koordinasi ini penting agar patroli preemtif dan preventif petugas memiliki data yang jelas dan tujuan yang pasti, tidak asal patroli saja tanpa tujuan yang jelas,” ucap Kapolresta.

Sementara itu, Walikota Surakarta Respati Ardi memastikan Pemerintah Kota Surakarta mendukung penuh langkah kepolisian dengan menyediakan fasilitas publik sebagai tempat istirahat bagi para pemudik. Kantor-kantor kelurahan dan kecamatan di Solo kini disiagakan untuk melayani warga yang menempuh perjalanan jauh.

“Kita pastikan keamanan kondusivitas jalan dengan baik. Kantor-kantor kelurahan dan kecamatan juga kita sediakan untuk para pemudik untuk bisa sebagai rest area. Kami juga membuka lapangan-lapangan milik Kota Solo untuk digunakan salat Id secara terbuka,” kata Respati Ardi.

Guna menjamin keselamatan pengguna jalan, Walikota juga memerintahkan perapian pohon-pohon yang rawan tumbang akibat potensi cuaca ekstrem. Sinergi antara pengerahan 1.000 personel dan dukungan infrastruktur kota ini diharapkan mampu menciptakan suasana hari raya yang aman dan nyaman di Kota Bengawan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....